Rempang Dan Galang :45 DPRD Kepri, 50 DPRD Batam, 8 Senator, Ansar, M Rudi Dan Forkopinda Dialog Dengan Warga

Bila, terjadi dialog antara yang punya tanah, warga sekitar dan todat,tomas, toga yang ada serta Forkopinda, bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad, M Rudi Walikota yang juga Ka BP Batam dan 50 DPRD Batam, 45 DPRD Kepri, maupun delapan perwakilan kita di Senayan DPR, DPD RI Insya Allah ada solusi terbaik

Semua teken, semua setuju, sehingga tidak ada kegaduhan, yang punya tanah di ajak, di data, dan yang tinggal di situ juga di undang, hadirkan Pengusaha yang mau bangun, bukan perwakilan

Sehingga tidak ada di politisi, dan macam macam isu isu sesat, sehingga bisa saling memahami, saling mengetahui, di pastikan bisa

Pembangunan jalan, lapangan kerja banyak, aman terkendali, tidak ada lagi kegaduhan

Intinya Pancasila Tuhan, Adab, Persatuan, Musyawarah mufakat, adil bijak dalam mengambil keputusan

Di bayar yang Alashak, GS, surat tebas, sertipikat dll bervariasi, sebab belum ada BP Batam, sudah ada Kabupaten Kepulauan Riau ketika Provinsi Riau, belum ada Provinsi Kepri , Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau

Contoh dulu Lagoi lokasi wisata terbesar areal nya di dunia dan Lobam lokasi industri terbesar ketika itu bisa, begitu juga PT BAI dari tanah di olah jadi besi bisa, sepanjang yang punya kepentingan di ajak dudukan dialog, pasti duit investor ada, sebab biasanya 10 Persen itu pasti keluar dulu, urusan ini dan itu, agar nyaman damai sejuk sehat sejahtera semua, semoga. Apalagi BPN ATR sudah kumpul se Indonesia ketika itu di Karimun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *