16,8 Milyar Telah Di Serahkan Oleh Kejari Tanjungpinang
Rahmad Surya Lubis SH MH Sebagai Kajari dan tim akan pelajari, audit investigasi atas penyerahan dari Polda Kepri, Polresta Tanjungpinang atas mafia tanah
Awal yang di sita duit 900 juta tapi sekarang berkurang, ada bentuk barang kapal, mobil 15 unit dan dokumen palsu sertipikat, oneline palsu dari BPN dan oknum oknum yang terlibat akan di konfrontir semua
Bisa saja RT, RW, LURAH, KADES, atau eks atau oknum bpn, oknum kanwil bpn, oknum kementerian, yang cetak sertipikat, turut serta, bersubahat, turut menikmati akan di panggil
Kita tunggu sidang di Tipikor Tanjungpinang depan Kanwilham.
Pintu masuk ini, ada PT TPD 1500 Hektar, PT RIAU MAHESA FARM 154 hektar, di lome di wacope, di kangboy, di Singgarang PT CDA dan lainnya, ada mangrove sudah sertipikat
Biasanya mafia tanah ada oknum pengacara, oknum notaris, oknum lainnya, pemodal dll. Harus tuntas agar Pulau bintan tak ada lagi kasus seperti ini.
Aspidsus, Asintel, Aspidum bantu Kejari sehingga terang benderang. Dulu ada kades di lintas barat masuk, bahkan kasus wisata mangrove masuk di lagoi, hal ini mestinya ini di usut semua.
Dulu juga ada al amin nasution kasus bersama eks sekda bintan di tangkap KPK RI. Semoga terus di usut semua. Asta Cita Presiden, siapapun sikat basmi kerja sama dengan TNI, POLRI, Menteri ATR, BPN dll. Bahkan Presiden bilang mau eks jenderal, jenderal sikat basmi miskinkan. Wamen naker sudah OTT KPK RI. Bersih bersih biar investor masuk, lapangan kerja banyak, Gubernur, bupati, walikota dukung penuh.
