Wisata Masuk, Kuncinya Akses Banyak, Pelayanan Bagus, Transparan
Wisata Lagoi Bintan, Trikora, dan Batam sudah mulai ramai baik domestik dan mancanegara, sehingga tumbuh ekonomi
Kuliner, UMKM , hotel, restoran dll buat harga jelas lugas, tidak ada yang di tutup tutupi, di pastikan turis masuk, hiburan banyak, servis bagus, ramah sopan dll
Insya Allah wisata berkunjung, akan datang lagi, seperti konsumen, bila memuaskan pasti datang lagi, berkesan dan ingat yang baik selamanya.
Transportasi dll murah meriah, pelayanan bagus. Kedai kopi juga bagus sepanjang di buat di pajang di depan, jangan di belakang, kelihatan semua, gelas nya di rebus dll, harga murah, insya Allah ramai, wifi dll berikan gratis.
Kepri sangat indah sejuk sehat sejahtera, warga butuh lapangan kerja banyak, ijin dll gratis semua, tidak gaduh, sebulan sekali dialog todat, tomas dan toga
Hal ini bisa membuka kran, akses darat, laut dan udara di buka semua sehingga terjangkau, murah meriah.
Jalan Merdeka buat kuliner, parkir di dekat Masjid, gereja dan kaca puri, semua warga jalan kali dari jl merdeka, jl teuku umar,warga rindu seperti dulu lagi.
Tepi laut bangun bumd, swasta, buat kuliner seperti kaos oleh oleh, topi dll sehingga PAD masuk.
Pasar segera bangun enam titik Bintan dan Tanjungpinang, buat seperti gudang terbuka, 68 milyar sudah siap Cen Sui Lan DPR RI Dapil Kepri, KDH siapkan lahan dan ijin saja.
Dompak perkantoran, Masjid dompak buat kajian islam dll, kuliner dll
Pantai nya buat restoran yang indah dan bagus, RO RO buka 24 jam babin dan Karimun ke Riau
Gedung yang kosong, terbengkalai di bangun lagi di rehab lagi di fungsikan lagi
APBD fokus cipta lapangan kerja baru, dua tahun pandemi kalau tidak ada gebrakan sulit, warga sudah banyak yang menganggur, proyek jangan serakah tamak rakus.
Ansar Ahmad Gubernur, Wagub Marlin Agustina, Ketua DPRD Jumaga Nadeak, Sekda Adi Prihantara semoga Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.
19 tersangka kasus mafia tanah ini pintu masuk, semoga KPK RI, Kades, Lurah, Camat, KDH, todat, tomas, toga, panggil dialog di gedung daerah, agar terurai, hadirkan Kajati, Kapolda dll.
