Pertamina Larang Jual BBM Gunakan Jeriken
Direktur Utama Patra Niaga Alfian Nasution, sesuai Perpres 191 tahun 2014,sudah ada larangan pembelian BBM gunakan jeriken, sebab mudah terbakar dan mudah bocor, sudah ada di siapkan bahan baja, namun harganya 500-800 ribu satu galon.
Di Malaysia harga per liter 7000-8000 , lebih murah, namun bila ada warga asing beli BBM, sengaja untuk di jual luar negeri denda 2 juta ringgit.
Tri Yuswidjajanto sebagai pengamat dari ITB sudah berikan sosialisasi, Menteri ESDM, Menteri BUMN terus sosialisasi terhadap warga, agar tidak ada lagi antrian panjang.
Ansar Ahmad Gubernur Kepri segera sosialisasi kepada warga, untuk tahun ini Alfian siapkan 23,05 juta KL, baru terpakai 18 % hal ini stok cukup.
Joko Widodo sudah ingatkan pada Pertamina sampaikan dengan benar tepat dengan bahasa rakyat, kata Presiden.
Kenaikan ini tidak bisa di hindari, TNI, POLRI, Disperindag kontrol di daerah, awasi, tindak tegas yang melakukan pencurian atau penyeludupan, BBM, sembako terus di monitor agar warga bahagia sehat sejahtera, segera 300.000,- berikan kepada warga dari Mensos RI, sangat butuh untuk beli minyak goreng dan sembako, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.
Panglima TNI, KSAD, KSAL, KSAU, KAPOLRI terus pantau anak buah di daerah, sehingga peka peduli semua, sehingga rakyat cerdas bijak tuntas. Bagi yang bekingi sanksi Pecat.
