Semua Minuman Ilegal Di Sikat Sama Kanwil BC Kepri

Ansar Ahmad Gubernur sudah berupaya keras ciptakan lapangan kerja, namun Kanwil BC Kepri yang wilayah tugas nya sangat luas, berantas minuman 11.600 botol di tangkap, lobster di tangkap, besi di tangkap, kayu di tangkap, beras di tangkap, Kepri dekat dengan Singapura, Malaysia, di larang keras oleh BC barang inport ilegal, bagi warga yang melihat vidio kan lapor pasti kami sikat.

Kejati Kepri juga akan sikat, Kapolda sikat habis, Lantamal dan Kogabwilhan sikat habis, karantina sikat habis produk produk ilegal. Kepri lesuh, kepri hancur, kepri rusak, kepri akhirnya sulit, APBD di larang keras meminta bantuan vertikal daerah.

Kepala Daerah tak bisa atur, Kepala Daerah sulit mengatasi, tamu pusat pun tak boleh lagi minta minta atau di servis, duit SEPI sudah ada.

Jangan panas panas tai ayam, sikat semua sapu bersih. Semua produk dari Jakarta atau Sumatera.

Joko Widodo melarang inport, beli produk dalam negeri, kucing kucingan ada boleh ada tidak, sehingga tak tau yang mana.

Kalau jam 24-03 malam siapa yang lihat? Masyarakat sulit kontrol, tapi mudah investigasi saja semua bangunan, besi nya beda dengan dalam negeri.

FTZ seperti tidak ada, kadang ada kadang tiada, musiman, mestinya 7 KDH, satu Gubernur rapat bahas ini, kalau tak boleh bilang dalam SE, kalau boleh yang mana saja, atau FTZ menyeluruh, sehingga tidak panas panas tai ayam? Semoga daerah perbatasan, hendak nya di tunggu saja di perbatasan Sumatera atau Pulau Jawa. Rakyat sehat sejahtera maju, era 1990 an atau 1980 an seperti itu. Ramai maju, APBN, APBD tak di harapkan oleh swasta bila semua bebas terkecuali TERORISME, NARKOBA, SENPI ILEGAL. DARI SYAHBAN SIREGAR SH PENGAMAT SOSIAL MEDIA DI KEPULAUAN RIAU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *