Kondisi Tannungpinang Lagi Lesuh, Akibat Gaduh
Walikota Tanjungpinang dengan Ketua DPRD masih berseteru, akibat dari 5 milyar di tarik hari libur di RSUD, 51 Milyar ketika itu tidak ada Perwako, di duga tidak sesuai SOP Anggaran yang keluar dari Sekwan, dan BKAD.
2,3 milyar anggaran TPD, tunjangan kinerja, hal ini di kembalikan, Gubernur belum teken, besaran anggaran, bahkan Sekda Kota tidak cocok dengan Walikota, minta petunjuk ketika itu ke Mendagri, minta di Plt kan, namun tidak bisa belum ada dua tahun.
Antara Walikota dan Gubernur sudah ketemu, namun belum singkron, Kajati Kepri Gerry Yasid SH MH baru.
Ketua KPK RI Firli Bahuri dan Pintauli Siregar SH MH dkk lagi full baket, investigasi.
Belum lagi sistem berubah, anggaran juga berubah, lelang belum, tunjangan belum, bahkan bantuan ketika itu dari pusat, di minta lagi, tagihan, belum lagi 14 Puskesmas Bintan lagi kembalikan duit, ramai ramai? Hukum tetap lanjut.
240 milyar cukai rokok di Bintan baru dua terdakwa, nyanyian Apri Sujadi dan Umar belum tuntas, tidak mau juga berdua yang korban, Apri Sujadi 6 tahun jabat bupati, DPRD Kepri, DPRD Bintan, KPUD tentu sudah faham alur nya, siapa yang nikmati, sidang sudah beberapa kali lewat virtual.
Investor lagi bingung, pengusaha banyak hengkang ke Kalimantan. IKN Jelas, sudah ada UU nya. Cepat atau lambat pasti maju.
Ijin dll agak sulit, KDH, DPRD belum akur, bentar lagi Pilwako. Walikota belum bisa merangkul semua etnis agama todat, tomas, toga.
Calon sudah ada Bobby Jayanto, Rahma, Wenny, Dharma dan lain nya. Awal 2023 sudah kampanye, sudah mencari yang mendekati kemenangan. Cagub Ada Ansar Ahmad, M Rudi, dan lain nya bertarung 2024.dari Syahban Siregar SH Pemred Kepri maju. Com
Dana publikasi, galeri semua akan di buka secara transparan oleh KPK RI, Kejati Kepri di Humas, Infokom tahun 2021 menguap, dugaan korupsi. Sita dokumen nya.
