Ansar Ahmad, Sikat Habis Narkoba, Senpi Ilegal, Terorisme Di Kepri
Sebagai ajudan atau kepercayaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, prihatin, sangat memalukan ajudan R sebagai Brimob bawa 6.700 gram sabu sabu, hasil pengembangan dari Anambas dugaan, awal nya 2 kg, di investigasi, bahkan ada dugaan D juga bersama istri menggunakan, sehingga oknum polisi dari Anambas itu di tangkap.
Di kembangkan ternyata ada barang haram dari Lagoi dekat hiburan malam, seorang ajudan bawa barang haram tersebut 6.700 gram, akhirnya di amankan oleh Polda Kepri.
Irjen Pol Aries Budiman akan berikan sanksi tegas keras, dua oknum tersebut, ada dua lagi ASN hal ini sudah di ambang batas, Kapolri Jenderal Pol LS Prabowo sudah tegas, bagi siapapun sikat habis Terorisme, Senpi Ilegal dan Narkoba.
Kabid Humas Kombes Pol Harry G dan Dirkrimum Polda Kombes Pol JRP Siregar dan tim terus investigasi, barang haram itu di dapat dari mana dll.
Dulu juga ada ajudan Gubernur ketika itu bawa sabu sabu di tangkap di Sumatera inisial R, Gubernur nya ketika itu Alm M Sani.
Bahkan ada dulu bawa sabu sabu dari Dompak, akhirnya lompat dari lt ruko di km 5 bawah, wafat, duit nya juga tak tau kemana? Ada lagi dulu spedboat bawa sabu sabu, hingga di sidang, Kepri harus perang Narkoba, sebab Kepri pantai nya banyak, pelabuhan tikus juga banyak, ada transit ada di edar di hiburan malam, macam macam modus nya, Irjen Pol Arman Depari, dan Irjen Pol Hamonangan Siregar dan tim sudah banyak berantas narkoba, namun modus berubah ubah.
Ansar Ahmad Gubernur dan Marlin Agustina bersama vertikal daerah, jumpai yang tertangkap dan yang di Lapas, katakan sejujur nya? Jangan di tekan, ajak dialog dengan jujur pasti bernyanyi.
Sehingga Pejabat yang ada di Kepri bisa buat kesimpulan, kebijakan, dan bebas Narkoba Kepri.
Solusi dan sanksi tegas harus di lakukan, segera di BAP, segera sidang di PN Tanjungpinang, jangan ada lagi apes, sial, selamat atau ya macam macam, hal ini transparan jujur apa adanya, insya Allah terbuka kotak pandora?
HONDA, PTT, ASN akan di sidak di cek setiap sebulan sekali, di acak, mendadak tanpa pemberitahuan. Buat tim sikat salu bersih libatkan POM, PROPAM, Satpol, Dishub, Toga, Tomas, Todat dan Inspektorat, Pers, Ketua Gubernur, bantu operasional nya pasti bersih sejuk sehat, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.
Barang langka akhirnya mahal, harga satu kg bisa satu milyar, upah nya 10 juta, kondisi covid, ekonomi lagi sulit, bila tak kuat iman bisa tergoda, semoga.
