Presiden RI Joko Widodo Di IKN Nusantara Kaltim

Presiden RI Joko Widodo sudah syukuran peletakan batu pertama di Ibu Kota Negara Nusantara Penajam Pasir Utara Kalimantan Timur.

Air dan tanah dari 34 Provinsi Se Indonesia sudah di tuang dalam kendi besar, atau tong besar, artinya Ka Otorita IKN Babang S dan Waka Sudah bisa bekerja pagi siang sore dan malam hari, kebut pembangunan, para pekerja kontraktor, sub kontraktor, Investor dalam dan luar negeri serta tukang, buruh sudah bisa star bekerja.

Bahan bisa saja di datangkan langsung dari Selat Sunda, atau dari Kalimantan tergantung harga yang kompetitif.

Persaingan dan segera Ka Otorita buka semua ijin dll, segera kerjakan, bila duit ada, bahan ada, pekerja ada pagi sampai malam, tentu setahun ini sudah siap gedung utama, artinya TNI, POLRI, ASN sudah bisa pindah ke IKN, di ambil dari 34 Provinsi di acak atau cabut undi, sesuai dengan Nama nya Nusantara, atau Bhineka Tunggal Ika.

Sama dulu Batam itu hutan belantara, ketika itu BJ Habibie dan Ismeth Abdullah langsung tancap gas, karena ada Keppres zaman era Soeharto.

Akhirnya sekarang jadi kota metropolitan, gedung mencakar langit. Ridwan Kamil Gubernur Jabar berpesan dengan Alumni ITB Bambang S agar tepat waktu tepat sasaran.

Akses Darat , laut dan udara di buka semua oleh Lima Gubernur yang ada di Kalimantan, insya Allah warga luar akan datang berkunjung, lihat, datang, dengar, kalau cocok akan investasi di sana, ijin dll gratiskan oleh Ka Otorita .

Pangdam dan Kapolda baru juga akan ada di IKN Nusantara. Semoga tuntas, alat berat akan masuk, bahan bangunan masuk, sudah barang tentu dampak ekonomi akan masuk ke Kalimantan.

Hotel, restoran, hiburan dll akan buka semua, pandemi berlalu, ekonomi maju tumbuh sehat, Menteri yang suka gaduh segera di copot.

Sembilan bahan pokok segera di awasi di bantu distribusikan oleh TNI AD, AL, AU, POLRI, agar konsumen dan pedagang bahagia, bila ada yang seludupkan segera tindak tegas.

KSAD Jenderal Dudung A bagus ide nya PDH Empat stel gratis, dan bintara dan tamtama segera SK kan gratis, di tempatkan sesuai KTP Kelahiran nya , semoga Jaksa, POLRI, AL, AU juga bisa contoh seperti itu, agar sehat sejahtera, tanah orang tuanya bisa bangun rumah dan tidak kontrak dll, biaya tinggi, Presiden dan Wapres buat aturan agar di jalankan, insya Allah bagus, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *