Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau Berharap Pada Presiden

Pertama Prabowo Subianto agar semua Gubernur, Bupati, Walikota, Forkopinda tinggal monitor lewat HP, Vidio call dan 13 radar canggih sudah ada, monitor awasi di Istana Negara, Hambalang

Kedua ijin dll permudah cukup satu lembar teken yang berkepentingan, tempel di pintu masuk perusahaan pasti bagus, pengusaha sering undang 4 mata, fokus ekonomi

Ketiga Sumber daya alam minyak, sawit, karet, emas, timah, batubara, bauksit, pasir darat laut, kuarsa, ikan di kelola dengan baik, seriap hari per ton berapa, bayar pajak langsung, lewat rekg 100 di Bank BUMN

Ke empat fokus bangun pabrik mini sedang besar, Kepala daerah siapkan lahan, DANANTARA yang bangun, BUMN cukup 20 perusahaan tak usah terlalu banyak

Ke lima pasukan elit TNI AD, AL, AU bersama Aparat penegak hukum JAKSA, OJK, PPATK, POLRI, BC segera tangkap semua para mafia, pajak, data palsu dan aset yang di curigai, sita miskinkan pasti setahun ini tuntas, kerja bersama

Ke enam TK – SMU milik negara gratis semua, berobat milik negara puskesmas, rumah sakit gratis, dana COVID sita duit nya yang fiktif

Ketujuh bayar hutang 10.000 triliun, investor dalam luar negeri masuk. Gas yang padat penduduk seperti PDAM kran langsung di dapur LNG Bukan LPG

Kedelapan reformasi sudah 28 tahun makin rusak, bagus GUBERNUR, BUPATI, WALIKOTA di pilih lewat DPRD, Wakil nya dari TNI, JAKSA, POLRI, ASN di sesuaikan golongan nya minimal GOL IV B, KOL, Kombes

Kesembilan semua duit yang di sita fokus rehab jalan desa, kel, kec, kab kota Se Indonesia gotong royong kasih insentif ajak warga lokal dan Forkopinda, akses darat laut udara RO RO BUKA 24 JAM tiket murah subsidi bbm, lewat CSR, IKLAN, travel dll

Kesepuluh Semua MENTERI, WAMEN, DIRUT, DIRJEN, KA BANK, KA KREDIT turun ke wilayah kumuh, gang bantu rakyat, cukup bawa 3 pasukan elit bawa laras panjang, dialog, eksekusi langsung

DPR, DPRD PROV KAB KOTA SESUAI NOMOR URUT KETUA, SEK, BDND, BAPILU yang terpilih, kita lihat sekarang ini cucu, anak, ayah, ibu terpilih besok mau pemilihan kasih duit 100.000 – satu juta per orang terpilih. Suara 1.000-100.000 terpilih sesuai tingkatan Pusat, prov kab kota

Bahkan pemilihan RT, RW, KADES, OPD dll bayar pakai dollar, motor, mobil, emas, lewat kaki tangan tim ses, tim khusus dll macam macam, KPK RI sudah banyak yang di tangkap, Prabowo akan buat penjara koruptor khusus satu pulau yang kosong.

INDONESIA HARUS MODEL SENDIRI, negara, lain bisa contoh kita. Prabowo juga sudah bilang demo bayar, macam macam sekarang ini, desain, rekayasa dll

Gaji Gubernur tetapkan 500 juta setiap bulan itu semua, tak ada makan minum, sppd, kendaraan, tunjangan dll, BUPATI, WALIKOTA gaji 300 juta, DPR, DPRD PROV KAB KOTA GAJI 150 JUTA, 100 JUTA, 50 JUTA sebulan kewenangan Presiden banyak ada KEPPRES, PERPRES, PERPPU dan lainnya. Di dukung 85 persen Parpol, KETUM YAKNI : BAHLIL, ZULHAS, AHY, DASCO, SURYA PALLOH, PKS, YUSRIL, KAESANG, MUHAIMIN, A MATTA DLL.

KEDEPANKAN PANCASILA, UUD 1945,GBHN, NKRI, BHINEKA TUNGGAL IKA, Disiplin, integritas dll ayo gerakan. Rakyat butuh : lapangan kerja, sembako stabil stok cukup, bangun rusun, tive 36 gratis 10 juta unit, pelatihan, skil SMP, SMU fokus keterampilan setelah lulus siap pakai ngelas, bengkel, mualim, masinis, jahit, sablon dll agar siap pakai. SMU, SI, SII, SIII juara 1-3 WAJIB MASUK ASN, TNI, POLRI tanpa tes, setelah itu latih di Hambalang sebulan pasti bagus, untuk umum rekrut juga lewat CAT. Insya Allah Prabowo 10 tahun sama seperti SBY, JOKOWI. Negara wajib hadir, semua objek vital wajib di jaga TNI, POLRI ada rusuh kebakaran COPOT langsung. Yang sudah jabat 2 tahun wajib rombak komandan vertikal dll. Eselon II, III, IV tak ada open bidding job fit di sesuaikan tanggal lahir pangkat, secara otomatis ayo MENPAN RB, MENDAGRI DLL… SYAHBAN SIREGAR SH WAKA BNPT KEPRI, WAKA BAWASLU KEPRI, WAKA KOMINDA KEPRI, WARTAWAN DI KEPRI 40 TAHUN.

Indonesia kaya, semua ada, cukup mandiri, bahkan pertanian, perkebunan di tata di atur. Berpikir luas tidak sempit, jujur berani tegas pasti bagus. Tak usah banyak aplikasi justru korupsi baru dll.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *