Batam Jadi Kunjungan Wisman Dari Singapura

Belanja lebih murah di Batam di bandingkan di Singapura, pusat mall, swalayan di padati pengunjung, bahkan WNA Singapura juga banyak investasi di daerah ini, sungguh luar biasa

Air, listrik, hotel, hiburan, akses darat laut udara mudah sampai malam hari ada. Amsakar Walikota / Ka BP Batam, Saudari Li Claudia sebagai Wakilnya

Bahkan bawa tas ringan dari Singapura, kembali penuh barang bawaan. Sebab Singapura juga lagi sulit, sehingga belanja sembako, popok, makanan ringan murah di Batam , dari dollar ke rupiah

Kenapa Pulau Bintan tak buka ke Singapura, Malaysia dengan tiket 300.000 PP pasti maju tiga daerah : Gubernur Ansar Ahmad, Robby Bupati, Walikota Lis, ayo peluang ini manfaatkan. Dana POKIR DEWAN alihkan beli bahan bahan minyak subsidi kapalnya

Bila perlu buka RO RO BINTAN, BATAM, KARIMUN, MERANTI, DUMAI PP sekali jalan mobil roda empat 300.000 motor 50.000,orang 20.000 pasti maju, subsidi bbm, pakai tongkang besar, knot di tambah, swasta saja mampu angkut tanah ke Tiongkok ratusan ribu ton sekali muat

BATAM pusat kunjungan terbesar, pusat investasi terbesar, bandara terpanjang di Asia 4.000 meter panjang nya, pelabuhan tercanggih, galangan kapal banyak. Pergi pagi pulang malam warga Singapura, menikmati kuliner, hotel, restoran dll

Karyawan banyak tanggal muda berputar ekonomi. Mall ada puluhan, hotel ada ratusan, kuliner, UMKM ada puluhan ribu. Semua siap bahkan event nasional internasional sering di Batam, acara rapat daerah, nasional di Batam, akses udara banyak pilihan.

Padahal Ibu Kota Provinsi Kepri ada di TANJUNGPINANG. Harusnya lebih maju, sebab status Tanjungpinang sama dengan DKI, SURABAYA, MEDAN, PEKAN BARU, PALEMBANG dll namun hanya 16 km, penduduk hanya 200.000 lebih, mall satu tutup, pabrik tutup, pabrik busana tutup sungguh miris. PAD minim, lihat Batam bisa tembus 1 Triliun. Tanjungpinang hanya sekian milyar.

Ayo berpikir luas tidak sempit, dewan agak ikat pinggang, hapus SPPD keluar daerah, seminar, bimtek, bbm di hapus, segera lelang mobil plat merah, makan minum di hapus, baleho di hapus yang tak penting pasti 3 daerah satu pulau bintan maju. Beli tanah warga dari duit rakyat 100 hektar kita kemas kelola kontrak pasti PAD masuk. Pasar 76 milyar kosong melompong mubajir pusat bangun, tepi laut Gurindam minim PAD Padahal sudah 2 Triliun di bangun dari Koarmada sampai jalan merdeka. SYAHBAN SIREGAR SH WARTAWAN DI KEPRI 40 TAHUN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *