Prabowo Subianto Sudah Ingatkan, Mau Partai Manapun, Kalau Korupsi Sikat Miskinkan
Presiden RI Prabowo Subianto sudah ingatkan berkali kali, ayo bersatu bantu rakyat. Lihat itu Wawan dan Angga bisa ribuan bangun rumah subsidi, awalnya hanya pelayan pembersih hotel, saya Presiden beri hormat padanya
Semoga Ka Bank, Ka Kredit datangi bantu warga bila mau berusaha 1-5 milyar biar banyak pengusaha lokal tumbuh maju bersama
Ketika di PKS, beliau berpesan ada ratusan triliun yang di korupsi di BUMN, ayo berubah, Danantara bisa 16.000 triliun. PKS dua kali dukung, yang ketiga dia tak dukung, tapi kita bersatu, walaupun di ACEH, SUMBAR Kalah tapi ada tidak pupuk dan infra kita hambat, tidak ada kan
Keluar negeri sudah ada ratusan triliun investasi ke Indonesia. Tentang ID Card itu sudah selesai oleh Sesneg, Jubir dan Seskab
MBG hanya 0,0017 persen dari 30 juta yang sudah nikmati. Kalau ada sabotase, keracunan salahkan Kepala daerah, diknas, kasek, guru di daerah. Delapan partai DPRD PROV, KAB KOTA ayo awasi bersama babinsa dll
Dana koruptor yang di sita akan bangun jalan desa, kelurahan biar Idul Fitri lancar semua. Dana hibah, mou, dana media, proposal, SPPD keluar daerah, makan minum, rapat, seremonial segera di hapus, lebih baik untuk subsidi bbm, agar tiket angkutan darat,laut dan udara murah, buka akses semua biar warga mudah beraktivitas
RAKYAT BUTUH :Sembako cukup, stok cukup, SPBU agar layani petani, nelayan, gas 3 kg, 5 kg dan lainnya. Lapangan kerja banyak, ijin dll permudah aman nyaman bahagia. Semua WNI berobat gratis, semua SMU, SMK, SI, SII, SIII juara umum 1-3 wajib masuk BUMN tanpa tes, biar motivasi orang tua dan anak. TK – SMU gratiskan semua baju seragam, buku, spp dan lainnya subsidi APBN, APBD.
Semua Menteri, Wamen turun ke gang, rumah kumuh, dialog eksekusi, bantu rakyat. Begitu juga Gubernur, bupati, walikota agar satu hari Presiden telpon minimal 20 KDH, gunakan layar lebar di istana negara. Pantau semua agar kerja tulus iklas jujur tidak korupsi dan APBN, APBD tepat sasaran tepat waktu, semoga Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.
