HUT RI KE 80 , MERDEKA,,, MERDEKA,,,,
Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau berharap pada 3 Kepala Daerah Satu Pulau Bintan, 100 DPRD, OPD ada 150 orang, Jenderal yang ada 26 orang, warga satu pulau bintan kurang dari 600 ribu orang, ujung ke ujung hanya 75 km
Batam Amsakar satu aja, tapi maju tumbuh makmur, semua ada mall besar, apartemen, pabrik, galangan kapal, akses darat laut dan udara tumbuh, UMKM tumbuh , wisata terbesar, ramai maju, hiburan banyak, bakal ada RO RO Batam Ke Malaysia
Syahban Siregar SH Wakil Ketua BNPT Kepri era Saut Nasution, Tito Karnavian, selama 6 tahun, saya melihat lesuh anjlok merosot Pulau bintan, ada yang salah ini
Dulu Era Kolonel TNI AD Abdul Manan Bupati ramai maju, Lobam, Lagoi ribuan tenaga kerja dll
PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO : Sudah tegas lugas transparan, sikat basmi, yang tak sejalan minggir atau COPOT
Fokus sembako stabil, beras oplos sikat, bangun gudang, pendingin, koperasi merah putih, makan bergizi gratis, nelayan petani wajib bantu. Pupuk pakan dll. Ijin dll permudah semua, lahan di siapkan, PT, CV yang besar, masalah sudah di sita aset dll, bagikan segera pada rakyat, bangun 3 juta unit rumah, buka apotek di desa, kelurahan, buka lpg 3 kg, bbm lancar, air lancar, listrik 24 jam
TK – SMU gratiskan semua bantu APBN, APBD, begitu juga yang juara umum 1-5 tidak kuliah wajib masuk BUMN Tanpa tes. SI, SII, SIII Gratis bagi yang juara 1-10 di masing masing kampus, motivasi. Dana CSR wajib untuk UMKM, Bangun jalan yang rusak dll
Kajati, Kajari, Kacabjari, awasi semua duit rakyat, bandel jeruji besi, kembalikan aset yang di curi Kata Prabowo Subianto
Sejak Zaman Soekarno, Soeharto, Habibie, Gusdur, SBY, Megawati, Joko Widodo, Prabowo Subianto, sudah saat nya SDA di kelola bersama, makmur rakyat. Berobat di RSUD, Puskesmas gratis. SD, SMP, SMU gratis baju seragam dll
Investor masuk bila lahan siapkan, ijin permudah, yang serakah sikat basmi. Pasukan elit TNI AD, AL, AU mata dan telinga Presiden, lapor cepat tepat tuntas
Dana POKIR DPR, DPD, DPRD PROV KAB KOTA Se Indonesia, belum lagi gaji dll, mungkin ada ribuan triliun habis. Ada sebagian datang duduk diam dengar duit teken, tak tahu apa kerja nya.
Lebih baik tahun 2029 lewat nomor urut saja, dan DPRD yang pilih Gubernur, bupati, walikota, wakilnya dari ASN, JAKSA, TNI, POLRI agar tidak gaduh, tidak di kedepankan duit, kembali modal, audit investigasi di bank siapa saja yang pinjam.
Menteri, Wamen, Dirjen, dirut, pengawas, dubes dll kalau tidak becus segera COPOT biar ada penyegaran. Sering kunker ke wilayah kumuh, gang sempit gerakan warga, bantu rakyat. Presiden tinggal telpon, vidio call, daring dll. Kalau ke daerah jangan bebani APBD Dan KDH.
Berpikir luas tidak sempit pasti maju, kata Waka Bawaslu Kepri 2002 , Syahban sudah 38 tahun jadi Wartawan di Kepri. Kuncinya rakyat bahagia, banyak pilihan lapangan kerja, bank BUMN Bantu rakyat, UMKM tumbuh maju. Jampidsus, Kabareskrim, KPK RI sikat basmi, kembalikan duit rakyat, sita aset nya. Duit nya untuk bangun fasum dll, bila perlu buka PORKAS, SDSB seperti dulu, pajak 20 persen. Tanah pajak 20 persen bagi 5 tahun ke atas tidak di bangun. Dirjen BC DJAKA BUDI Bersama TNI sikat basmi penyeludupan. Rokok murah bangun pabrik nya di 33 provinsi.
Wilayah perbatasan Sabang, Kalimantan, Papua, Kepri, Manado buat aja FTZ Bukan KEK. Pasti tumbuh seperti Batam dan Karimun. Semua ijin pabrik, investasi dll, ekspor inpor cukup satu lembar, teken semua mulai RT, RW, LURAH, KADES, CAMAT, KDH, OPD, Menteri terkait, KPLP, BC, Karantina dll, sehingga yang punya ijin cukup laminating, tunjukan bila ada razia dll. Demo boleh asal tidak anarkis, objek vital awasi kontrol sama TNI, POLRI. Cegah sebelum meluas. Semoga merdeka warga….. Gerak bersatu niat tulus pasti bisa, gaji dll sudah lebih dari cukup, ayo legacy…… Bantu rakyat……
