Dana Media, MOU, Hibah, Proposal Di Kepri Segera Audit Investigasi KSB?
Kajagung Prof ST Burhanuddin telah merombak Kajati Kepri, Kajari Batam, Kajari Tanjungpinang, Kajari Bintan, Dan Koordinator hal ini agar segera di audit investigasi Ketua, Sekretaris, Bendahara, ada dugaan ratusan milyar tak jelas peruntukannya
Bahkan dugaan dokumen di palsukan, ada proposal tidak sesuai dengan peruntukannya, ada laporan fiktif, ada dia dia saja yang nikmati, Kata Waka BNPT Kepri 6 Tahun Syahban Siregar SH
Sita dokumen nya di Kesra, Kesbangpol, Di Perkim, dan Lainnya. Bahkan Yayasan sudah di bantu dari duit negara, sudah berjalan, tapi yayasan pungut sekolah, tak pernah bayar sama Pemerintah. UU, Kepmen dan ASTA CITA WAJIB DI JALANKAN
DANA POKIR DEWAN ini juga agak rawan di Kepulauan Riau, atau PEMERINTAH STOP aja semua dana media, proposal, hibah, karena tak efektif, hanya yang nikmati segelintir dan kedekatan
Aparat Penegak Hukum yang baru di lantik, jangan mau dekat, jangan ada karangan bunga langsung kerja hari ini, biar ada ketegasan tidak masuk angin. Tunjukan kinerja nya dengan baik integritas.
Proyek proyek tunjuk di bawah 200 juta juga rawan, ini lah kondisi hari ini akibatnya lesuh, hanya berharap pada APBD, Transfer pusat.
Mestinya duit APBD ratusan milyar ini di gunakan untuk bangun pabrik mini sedang dan bangun UMKM, buka lahan, pupuk, bangun gudang, pendingin, sehingga tumbuh PAD masuk
Jeruji besi tempat nya bila laporan tak jelas, sebab ada yang gigit jari 5 tahun ini contoh FORUM BATAK ISLAM KEPRI tak pernah dapat, di buang sampah, tak di anggap dan banyak lagi yang lainnya. Syahban Siregar SH minta agar buka semua transparan, umumkan, bahkan tukar guling tak jelas, Contoh Kaca Puri, RRI, TVRI sudah masuk 10 milyar di bantu, turut serta bersubahat.
Kasus 300 pemalsuan sertipikat ini pintu masuk, buka semua ada 7 tersangka, 16 milyar, rumah mewah, kapal 3 , mobil mewah 15 unit dan lainnya. Dokumen manual dan elektronik, situs BPN di palsukan. HGU, HGB lihat dokumen lama sikat basmi semua bersama JPU, HAKIM DLL
Jangan di bonsai, buka secara transparan agar terang benderang, siapa yang bermain di belakang layar. Ansar Ahmad Gubernur dukung langkah tegas, Amsakar Walikota Batam dukung langkah tegas, Robby dukung bersih bersih. Iman Sutiawan Ketua DPRD dukung bersih bersih, aset 950 hektar di dompak sudah banyak yang bermain, ayo tegas lugas. Semoga yang baru jangan dulu terima tamu, sikat audit investigasi pasti ketahuan, Kata Syahban Siregar SH Waka Bawaslu Kepri 2002 .
