Modus Kejahatan Mafia Tanah
Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau, biasanya, katakan ada investor mau bangun pabrik, kasak kusuk, OKNUM RT, RW, LURAH, CAMAT dan Notaris, Pengacara dan Pemodal, beli tanah surat alashak murah, jual sama boos harga 1.000 jadi 10.000 per meter, biasanya ada pemodal di belakangnya, kalau mau tahu coba periksa HP nya, komunikasi sama siapa dan apa isi di dalam
Ada lagi kasus HGU terlantar ini seolah olah buat kebun agak 20 kk dan nanti lamban laun akan jadi milik kita, modus macam macam di Kepri
Ada lagi WTO beli kedekatan dengan pejabat ajak makan minum, kasih oleh oleh, duit dll hingga milik kita, karena semua buatan manusia IT bisa di palsukan di di gandakan dll
Ada lagi orang nya wafat, anak tidak ada, seolah olah tanah tak bertuan di buat surat, sehingga jadi milik pemodal
Kadang di saat mau hari besar Idul Fitri atau akhir tahun, butuh duit, datangi ke rumah nya, kasih uang panjar atau DP, sehingga terikat. Semua tergantung niat jujur tegas lugas transparan
HGU DI PULAU BINTAN BANYAK ADA LAGOI, LOBAM, PT BMW, WACOPE, KANGBOI, EKANG, PT TPD, PT CDA, EKS ANTAM, CIKUNING DLL
Bahkan warga desa yang sulit akses alashak ke sertipikat, ada warga tawari seminggu tuntas sertipikat, namun sertipikat palsu alias bodong. Belum lagi DOMPAK Kantor Pemerintahan ada 950 hektar sudah bebas, sudah di ganti rugi, namun karena ada oknum bermain jadi milik pribadi, semoga LETJEN TNI RICARD TAMPUBOLON KETUA SATGAS, MENTERI ATR BPN, KAPOLDA, KAJATI, tuntaskan semua, permudah warga buat sertipikat bila perlu gratis, waktu sebulan semua pulau bintan tuntas, bila niat tulus iklas, Panggil KANWIL BPN, KEPALA DAERAH, DPRD tanpa pungli tanpa tekanan, bila ada mafia siapapun sikat basmi jeruji besi biar tuntas. SYAHBAN SIREGAR SH WARTAWAN DI KEPRI 38 TAHUN. ASTA CITA PRESIDEN WAJIB DI JALANKAN.
