Dedi Mulyadi Gubernur Jabar Di Hapus Dana Hibah?

Biro Kesra hanya anggarkan 132,510 milyar, sarana prasarana agama 9,250 milyar sesuai peraturan gubernur nomor 12 tahun 2025

Sekda Jabar Herman Suryatman dana media juga di kurangi ada 5,1 triliun program prioritas, ada 46 milyar dana cadangan, ada 3,6 triliun infrastruktur mestinya dari pajak 8 triliun untuk infrastruktur karena ini dari pajak kendaraan, kalau di luar negeri sudah protes

Dedi Mulyadi dari youtuber nya bisa capai 2 milyar, dia sangat bagus, turun ke lapangan, ajak warga gotong royong, bantu warga miskin, di tata nanti semua drainase air jernih tanpa sampah.

TNI, POLRI Dan Satpol bersihkan pedagang liar dan bangun rumah miskin, yg nganggur di ajak di gaji swakelola, pembinaan disiplin dan tertib

Dedi Mulyadi orang nomor satu di Jawa Barat terus turun kelapangan, gang sempit, rumah kumuh bersama LURAH, KADES, CAMAT, BUPATI, WALIKOTA sebab pemerintah provinsi tak punya rakyat tak punya wilayah.

Dedi jadi acuan buat daerah lainnya, walaupun wilayah nya masih di bawah indek ekonomi dll, warganya ada sekitar 50 juta jiwa. Potensi jadi Capres, namun dia tergantung Prabowo Subianto. Bila semua gubernur mau panjat pinang dia mau di bawah di pijak pundaknya, dia mau turun ke lumpur, ke wilayah kumuh, bantu langsung, dia mau turun ke wilayah tambang dll. Jadi sopir angkot, angkut padi 50 kg bersama petani, mau turun ke nelayan.

Dia tidak sungkan dia tidak gila hormat, itulah pemimpin bukan harus di layani ber AC tak mau peduli. Presiden sangat bangga dengan Dedi Mulyadi. Tak ada jual beli jabatan, tak ada sogok sana sogok sini, sungguh hebat sungguh mulia terbukti rumah nya sejuk indah, jadi contoh bukan omon omon, lihat dialog eksekusi langsung. Bila 2 tahun terus menerus di lakukan ini pasti maju NKRI, Rakyat itu butuh lapangan kerja, contoh pemimpin ajak warga bukan bicara, bukan cakap, tapi tindakan nyata, Syahban Siregar SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *