Sudah Di Resmikanb, Sudah Di Serahkan BUMD, Kenapa Masih Kosong Pasar Ikan
Anggaran pendapatan belanja negara sudah gelontorkan 76 milyar, bahkan sudah di resmikan, masih kosong BLOK C, yang BLOK A, B sudah di tempati
Namun ada bayar 200.000 ada bayar 500.000 hal ini coba di tertibkan oleh SATPOL, DISHUB
Apa masalah nya, belum lagi bayar air, listrik dan lainnya, kondisi sepi sekarang ini
BUMD dan Ketua DPRD Agus Djunirianto dkk segera sidak kunker bersama Disperindag
Bila perlu di pajang harga besar besar di papan nama, sewa sekian, harga cabai, sembako dll sekian, listrik sekian, air sekian
Jadi konsumen bahagia, begitu juga AIR harus deras mengalir, tidak mati hidup, WC harus bersih dan air wajib banyak, apalagi pasar kuncinya AIR banyak
Di teras ruko sewa 900.000 bahkan ini banyak yang mau dan sanggup, patungan satu teras ruko dua lapak.
Di Km 7 buat aja Pujasera besar murah meriah, musik dan karaoke, agar ramai terus, buat event dll, sudah lama kosong
Di bintan center milik swasta ramai maju, bahkan sewa 80 juta setahun mau dan sanggup, kuncinya akses luas, parkir luas dan ada gairah. Senyum sapa ramah, harga tidak mahal. Semoga Sekda Zulhidayat, Kadisperindag, Kasatpol, Kadishub, BUMD, Dan Ketua DPRD Agus Djunirianto, Waka Ade Angga, Sarifah dkk. Solusi terbaik dan berikan manfaat kemakmuran bagi warga Ibu Kota Provinsi Kepri Tanjungpinang, Hadirkan Gubernur Hj Marlin Agustina SH. Walikota Andri Rizal Siregar SE MM Dialog di Gedung Daerah. Satu Lapak Satu Pedagang, tidak boleh monopoli.
