Pilpres, Pileg, Pilkada , Pilkades Serantak?

Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau mengatakan, telah usai pilpres dan pileg serentak mulai Capres, Cawapres, Caleg DPR, DPD, DPRD PROVINSI, KAB KOTA Se Indonesia

Pelantikan secara menyeluruh bulan Agustus – Oktober 2024 sesuai jadwal yang ada.

Banyak terjadi gesekan, huru hara dan membuang energi, pikiran, waktu dan uang, agak lelah, bahkan mulai dari pendaftaran, urusan administrasi, urusan tanda tangan partai, urusan kesehatan, menjawab pertanyaan 600 soal dan penetapan calon tetap dan nomor urut, kampanye dialogis, monologis dan sosialisasi dor to dor dan penjaringan alumni dan teman, sahabat dll

Sampai ke pada pencoblosan – H 7 mulai bergerilya macam macam ketika itu, sembako, duit dan lainnya, setelah itu rekap, sampai buka kotak suara di tingkat Kecamatan, Ke KPU, Saksi dan lainnya, setelah itu penetapan, itupun masih ada yang gugat ke MK

Sungguh warga di jejeli pemilihan, hingga berbenturan etnis suku agama dan lainnya. Bahkan setelah itu menunggu terlalu lama pelantikan ada 4 bulan lamanya menunggu, terkuras habis duit dll , Kata Waka Bawaslu Kepri Syahban Siregar SH Lima Tahun

Belum lagi menyusun program, Menteri, Wamen, Dubes, Dirut, Komisaris, Dirprod, Dirbang, Vertikal Daerah dll ada 1.500 jabatan strategis 20 Oktober 2024 sore di lantik oleh Presiden Terpilih PRABOWO – GIBRAN

Syahban Siregar SH Waka BNPT Kepri Era Tito Karnavian mengatakan, Pilkada serentak sudah di ambang pintu, kasak kusuk, rekom ke partai mulai tingkat kab, kota, Provinsi dan sampailah ke meja Ketua Umum dan Sekjen Partai

Bahkan ada hasil rekom si A yang keluar si B, bahkan sudah ambil DP, macam macam pola strategi, mulai HUT Partai, Kader dan rapat partai dll padahal di Kesbangpol anggaran sudah ada

Lelah dan capek, apalagi bila ASN, TNI, POLRI ( pensiunan) tak faham, bahkan pengusaha juga capek, cakap A keluar D macam macam, Kata Syahban Siregar SH Tiga Kali Caleg kab kota dan Provinsi belum beruntung, karena tak mau kasih duit, saya kasih ilmu dll, namun tak laku, visi misi bagus tak laku , seminggu sebelum hari H kasih duit, sembako dll pasti menang.

Kalaupun ada yang katakan lah 100 juta hingga 300 juta habis makan minum itu hanya keberuntungan saja, fakta sejarah.

Bambang S Ketua MPR, Amien Rais, Dan Roky Gerung dan para pakar sudah banyak bicara tentang hal ini. Semua tergantung Ketum Dan Sekjen Partai, sebab semua tunduk dan patuh, karena sudah teken materai. Bila kita pengurus dan Caleg terpilih maupun gagal

Ibarat gunung kelihatan indah di dalam macam macam ada singa, ular dan lainnya.

Setelah pemilihan GUBERNUR, BUPATI, WALIKOTA DAN WAKIL NYA, masih ada lagi gugatan di MK dan lainnya. Anggaran bisa habis 30 milyar hingga 300 milyar tergantung jumlah pemilih, saksi, makan minum, bayar ini dan itu, dialog dll

KPU, BAWASLU, GAKUMDU mulai tingkat pusat sampai tingkat kab kota ada. Anggaran sangat besar untuk ini, APBN, APBD katakan 200 milyar rata rata satu provinsi kalikan 37 provinsi sudah mencapai 7.400.000.000.000,-

Bila fokus ekonomi sudah bisa bangun UMKM, Pabrik dan lainnya. Bila lewat DPRD ada penekanan ke Ketum dan Sekjen Partai mungkin hanya habis 5-50 milyar satu paslon, kalau lewat langsung habis 20-300 milyar duit calon dll, kita tunggu saja regulasi DPR, Pemerintah kuncinya Ketua Umum Partai

Mendagri Tito Karnavian sudah bicara tentang Waspada ajudan, waspada wakil bisa saja ketangkap dia masuk, gantilah wakilnya, kembali, balik modal dan lainnya. KPK, APH lainnya menunggu, kontrol awasi, kapan di sadap dll

Dana Media, mou, proposal, hibah berapa banyak habis terbuang hanya untuk eforia dan lainnya, bila di audit investigasi mungkin seminggu ketahuan, lewat Kesra, Sekwan, Ka BKKAD, Kesbangpol

JOKO WIDODO mungkin sudah tahu, sebab beliau pernah Walikota, Gubernur dan Presiden 10 tahun. Sudah banyak legacy jalan, jembatan, tol, waduk dll

PRABOWO – GIBRAN banyak PR, Makan minum, susu gratis bagi yang tak mampu, TK – SMU gratis semua baju, buku, spp beban APBN, APBD, SI, SII, SIII GRATIS bagi yang juara 1-10 minta rekap sama semua rektor, semua WNI berobat gratis puskesmas dan RS milik negara, buka akses darat laut dan udara, bangun pabrik banyak di mana banyak bahan baku di situ di bangun

Pasir darat, pasir laut, kuarsa buka namun masih stagnan jalan di tempat menunggu pelantikan, kepastian hukum lima tahun kedepan

HUT RI KE 79 DI IKN Kalimantan Timur ada 10.000 orang akan hadir, hotel dll ramai.

Setelah Pilkada ada lagi Pilkades serentak jabatan akan ada 8 tahun, pendidikan dan kesehatan sekian, lama lama yang lain sekian minta di APBN, APBD habis duit tak karuan, semoga kata Intel Daerah 10 tahun Era Andi Rivai Siregar, Syahban Siregar SH sudah 37 Tahun jadi Wartawan di Kepri era Soeharto, Habibie, Gusdur, Megawati, SBY, Joko Widodo, macam macam sudah ada plus minus dan ada, semoga para pakar bahas hal ini sepakat untuk makmur, lapangan kerja banyak, kurangi politik, fokus ekonomi, ijin dll gratiskan cepat tuntas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *