Kunci Pilkada Gub, Bup, Walikota, Duit Banyak, Bisa Ceramah Di Masjid, Surau Dll

Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau, untuk di Tanjungpinang baru ada TIGA CALON : LIS DARMANSYAH, DEWI KUMALASARI, RAHMA Wakil tergantung

Untuk Kota Batam baru ada AMSAKAR, MARLIN AGUSTINA dll

Untuk Petahana agak berat contoh Natuna, Lingga ( Wan Siswandi, M Nizar )

Untuk Anambas Ada Wan Zuhendra, AKBP R Sembiring, Amat Yani

Untuk Di Karimun ada Sekda, Wakil Bupati dan lainnya

Untuk Di Bintan Ada Robby Kurniawan, Khazalik dkk

Tergantung Ketua Umum Partai dan Sekjen Partai, bisa tidak kasih contoh satu daerah, di biayai semua, setelah terpilih, kembalikan modal dll

UNTUK CAGUB KEPRI : IRJEN POL YAN FITRI, M RUDI, ANSAR AHMAD Wakil ada AUNUR RAFIQ, CEN SUI LAN, DHARMA, ASMAN, JADI RAJAGUKGUK, JUMAGA NADEAK DLL

Semua tergantung finansial, atau minimal 5 juz hafal, subuh keliling, tausyiah terus setiap setelah subuh, jadi Khatib setiap Jumat, ya setelah ceramah, kasih duit, proposal, hewan kurban dan lainnya, setelah ini ada HUT RI, buat pertandingan dll

Minimal 5-200 milyar bila mau terpilih, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, semua Ketua Suku, etnis dll, lingkungan RT, RW, DESA, LURAH dll

Tergantung jumlah pemilih, minimal 100.000 per satu suara, untuk sosialisasi dan sembako dll

Integritas, Elektabilitas, Finansial, Retak Tangan, ada tidak masalah lalu, tergantung tim sukses, tim Intel partai, tim bayangan, serangan darat, laut dan udara dalam arti luas.

Bulan Agustus sudah daftar terakhir, Bulan Nopember sudah pemilihan, Januari 2025 di lantik, bila tidak ada yang gugat, ke MK, MA, PT dll

KPU, BAWASLU, GAKUMDU, TNI, POLRI, SATPOL, DISHUB harus tegas lugas, jangan terulang kembali ketika pileg serentak. ASN, P3K, Honorer jangan mau di tarik tarik ke sana kemari, pelajaran pahit sudah ada, Fokus pelayanan publik, ijin dll gratiskan cepat efektif tuntas.

Penulis : Syahban Siregar SH Waka Bawaslu Kepri lima tahun, Waka BNPT Kepri lima tahun, RT Lima Tahun, Intel Daerah 10 tahun, Caleg sudah tiga kali gagal, belum beruntung dan jadi Wartawan sudah 37 tahun

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *