Komandan Di Daerah Di Copot Bila Antri Terlalu Lama?

Panglima TNI Agus Subiyanto, KSAD Maruli Simanjuntak, KSAL Muhammad Ali, KSAU, KAPOLRI LS Prabowo sudah tegas lugas transparan

Bandara, Pelabuhan, Di Darat, Terminal dll harus di kontrol di awasi, bila perlu satu TNI 5 Km bawa laras panjang, edukasi, urai kemacetan dll

Lihat 6/4/2024 dari Tanggerang ke Merak macet total 15 Jam dari pagi sampai malam hari, ada 222 ribu yang mau ke Sumatera dan 46.250 unit kendaraan

Bila per orang saja rata rata 100.000 x 222.000 maka sudah berapa habis BBM, Makan minum dan WC tak ada, belum lagi bawa anak, panas terik, terpaksa mobil hidup terus biar AC Nyala, lembaga Konsumen dan lainnya

Harus di evaluasi, belum lagi yang menunggu di rumah, katanya mau datang, kok belum tiba, macam macam, belum lagi sayur busuk dll, segera Komandan di daerah segera di COPOT

Lokasi sepi, objek vital dan lainnya terus di kontrol di awasi. DPR, Pemerintah bahas bersama Menhub, Syahbandar, penjual tiket, bc, karantina dll, mestinya satu Komando, siapa yang di pegang, Komando di Merak – Bakauheni agar satu perintah.

Mobil, orang, motor mestinya masuk semua dulu, setelah berlayar baru minta tiket dan pemeriksaan, sehingga tak menumpuk di jalan, dan dermaga. Puan Maharani Ketua DPR, Ketua Komisi bidang transportasi, Budi Karya, Dan lainnya. Tidak usah terlalu banyak pintu, sekat sekat dan lainnya. Presiden RI Joko Widodo segera di evaluasi dan teguran keras Komandan di Daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *