Pilgub Kepri : Rudi – Suhajar, Ansar-Aunur, Yan Fitri – Dharma?

Raja Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau mengatakan, ada yang berpotensi besar menang di Pilgub Kepri 2024 yakni :

M Rudi – Suhajar , kekuatan ini bisa di perhitungkan, pertama M Rudi sudah lama menjabat, bahkan sudah lama dia sosialisasi, tes kes ketika itu anaknya jadi DPR RI RANDI ZULMARIADI, hal ini baru pertama langsung calon bukan dari kab kota atau provinsi, tapi langsung DPR RI Tembus terpilih termuda

Suhajar Diantoro sebagai ASN Tertinggi Se Indonesia sebagai Dirjen Kemendagri akan pensiun juga tahun ini, mampu tidak dia ambil perolehan suara Karimun

Ansar Ahmad Gubernur sekarang, dari ASN sampai Kabag Ekonomi, Wakil Bupati, Bupati, Bupati lagi 10 tahun, DPR RI setahun, dan Gubernur sekarang, anak Bupati Bintan, Istri Wakil Ketua DPRD Kepri terpilih lagi, Wakil nya mungkin Aunur Rafiq Bupati Karimun 10 Tahun

Yan Fitri bintang dua Polisi, pensiun tahun ini, agak kerja berat, lakukan sosialisasi terus ke tingkat RT, RW Se Kepri, waktu sudah mepet juga, bahkan Jenderal Polisi ada dua orang ikut Caleg Provinsi Kepri kalah belum beruntung

Dharma Setiawan DPD RI bisa dongkrak suara di wilayah desa Se Kepri. Namun dia mau tak, persoalan nya agak berat, sebab dia bukan lahir di Kepri

HUZRIN HOOD Caleg DPR RI Mantan Bupati kalah, Isdianto caleg DPR RI Mantan Gubernur kalah, mantan sekda, mantan OPD, Mantan sekwan, 3 ketua dewan kalah , Asman Abnur 20 tahun DPR RI ikut caleg kalah, mantan kpu, bawaslu kalah

17 dewan kota kalah, 22 dewan kepri kalah, bahkan ayah, ibu, anak 3 orang terpilih jadi dewan dari Demokrat, di bintan banyak tumbang, wajah baru banyak. DPD RI ada 2 tumbang, DPR RI ada 3 tumbang hanya satu yang bertahan Sturman Panjaitan bintang dua di TNI AL , kata Waka bawaslu Kepri 5 tahun Syahban Siregar SH

Kuncinya warga sangat mudah, pertama duit harus banyak, nampak muka, sering dialog, 5 tahun duduk wajib 2 minggu sekali jumpa konstituen, gaji 100 juta, susihkan 30 persen setiap bulan x lima tahun itu lah yang akan di sedekahkan dalam arti luas, jangan hanya datang duduk diam duit teken, allah catat, bakal habis juga di kerjain oleh tim ses

Integritas tinggi, kepekaan kepedulian, sering turun bantu warga, kalau ada wafat datang, ya tak datang, kirim karangan bunga dan amplop

Jangan KKN, bila perlu tim ses suku lain, agama lain, kasih dia peluang besar duit dll, malam baru vidio call, laporan tiap hari , Kata Waka BNPT Kepri Syahban SH

Untuk Pilbup, Pilwako minimal 10 milyar, untuk Pilgub minimal 20 milyar, itu di luar mahar partai dll

Terkecuali Ketum Dan Sekjen Partai dan pengurus daerah biayai semua, tak besar duit keluar, kuncinya Ketum Partai bila mau berubah Pilkada serentak ini.

HUZRIN HOOD bisa calon di Bintan atau Karimun, Juramadi Esram calon Walikota Tanjungpinang, Lis, Rahma, Endang

Calon Walikota Batam Marlin Agustina masih unggul, ada Jefridin, Amsakar tergantung Wakil nya. Untuk di Batam warga Jawa dan Batak sangat banyak di daerah ini, begitu juga Tanjungpinang Batak, Jawa, Minang mendominasi.

Bila ada pengusaha besar ikut calon di Anambas, Batam, Tanjungpinang,Karimun,Bintan di pastikan tumbang yang lain nya. Sebab biaya makan minum, tenda, dialog, saksi dan -H 5 ini yang berat. Sponsor biasanya semua kasih kalau mau selamat

Kita tunggu lah Ketum Partai merekomendasi, semoga lebih cepat lebih baik, agar si Calon bisa leluasa, lihat Singkawang contoh yang baik dari Demokrat sudah di tutup pendaftaran Calon Pilkada.

Media minimal 300 juta, makan minum, dialog minimal 2 milyar, saksi 500 ribu x berapa TPS, Parpol, timses dan lainnya, banyak habis duit, lima tahun jabat ya setahun dapat lah 2 milyar x lima tahun, macam macam pola dan cara, semoga. Atau cari yang bersih berani tegas, di biayai semua dari Ketum Partai bisa juga menang, tergantung Ketum Partai. MK tinggal ketok palu, Ramadhan dan Idul Fitri sudah di depan mata, Pilkada bulan Mei 2024 . Semua tergantung warga yang punya hak pilih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *