Ansar Ahmad Gubernur Banyak Masalah Yang Harus Di Evaluasi?

Raja Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau mengatakan masalahnya mulai dari pelantikan sampai mau habis masa jabatan nya

Pertama :Eselon II Di turunkan jadi Eselon III, IV sehingga sama saja pensiunkan orang yakni Yeri Suparna, Mhhuddin dll ketika itu ASN tak ada yang berani PTUN kan

Kedua : Pembangunan Flyover 60 milyar tak berfungsi, mubajir duit habis tak karuan, belum layak, yang harus di buat bundaran besar di Batu 6 dan simpang Batu 8 , tak usah ada lampu merah buat macet , contoh sudah ada bundaran di Dompak 16 titik, lancar kan

Ketiga bansos, hibah, mou, dana Media ada ratusan milyar tak tahu siapa saja, dia yang anggarkan, dia yang ajukan, dia pula yang habiskan, buka semua, audit investigasi bersama KAJATI KEPRI TEGUH SUBROTO SH MH yang baru, pasti ketahun seminggu

Ke Empat : Gedung pasar 76 milyar ssudah siap tak juga di fungsikan, mubajir, padahal Wapres sudah turun, sayang tak di manfaatkan, duit habis tak karuan

Kelima :Lintas barat belum ramai maju, kosong kiri kanan hutan, mubajir ratusan milyar jalan dll di bangun lewat APBN, APBD Kepri, APBD Bintan

Mestinya bangun pabrik, perumahan, toko, pasar, pelabuhan dll pasti PAD masuk, bahkan bila di buka RO RO 24 Jam Batam ke Bintan pasti maju, sekali jalan 100.000 mobil, motor 20.000 swasta untung bila di berikan kesempatan, ASDP terlalu mahal 257.000 sekali jalan 20 menit sampai

Ke Enam bangun Pujasera terbesar di Tepi laut 5.000 lapak pasti maju, menghadap ke Pulau Penyengat, PAD masuk, kalau tak mampu swasta kan kontrak 10 tahun, lahan sudah ada 20 hektar kosong

Pelabuhan pelantar 1,2,3 sudah di bangun, alat bongkar muat masih manual, rugi kapal sandar, BBM habis terbuang sandar terlalu lama

Begitu juga Batu 6 bangun besar, canggih, begitu juga di Kijang beli alat yang canggih seperti Singapura atau Tanjung Priok, sayang 30 menit sampai ke Singapura tapi kita tak bisa manfaatkan, lihat M Rudi Walikota Batam maju

Seremonial di kurangi, kunker cukup ke batam, semua ada jalan bagus, bandara akses banyak, pelabuhan canggih, hotel dan apartemen banyak, pabrik banyak hanya satu KDH, Pulau Bintan 3 KDH hanya 65 km, kenapa tak maju, hanya cari selamat , Kata Waka BNPT Kepri Syahban Siregar SH Era Tito Karnavian

Bandara RHF Tanjungpinang jam 13 bisa main bola, proyek PL di kapling – kapling oknum ada 18 Triliun wajib habis Januari – Desember tak tahu kemana

Aceng, Aseng, Hengki, dan lainnya bilang pengusaha sepi lesuh, bahkan dialog tak pernah, semua ada, apa yang tak ada, apa yang tak mampu kami, kami di Surabaya, Medan, Tanjung priok berusaha, sementara kami anak Kepri, sungguh miris

Ijin dll tidak di kasih kesempatan, mestinya gratiskan dulu semua, subsidi APBD, Ikat pinggang 100 Dewan pasti bisa, Kepala Daerah harus berani tegas biar lah tak di pilih lagi, tapi rakyat bahagia, dari pada pencitraan melulu

18 Staf Khusus bebani negara, KDH cukup lihat ONLINE, FB, WA DLL pasti bagus, lihat dengar eksekusi langsung

Kiri kanan jalan kumuh, lusuh, karena kurang ketegasan, bahkan kita lihat proyek dekat kantor Gubernur dan DPRD Dompak banyak yang tak siap

OPD tak di berikan leluasa, pembisik terlalu banyak, ada proposal cair terus ada yang gigit jari, di buang ke tong sampah Kata Ketum FBI Kepri

Bapak Gubernur, Anak Bupati Bintan, Istri Waka DPRD Kepri, keluarga ada DPRD Kota dll

Cen Sui Lan DPR RI gigih kerja, jolok APBN, namun belum beruntung terpilih kembali, padahal legacy banyak. APBN, APBD Provinsi, APBD Kab Kota, CSR dll sepanjang SDA, SDM di libatkan semua pasti bagus. Lihat Batu 7 pasar di bangun terlantar, tempat ikan di Bintan terlantar dll

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *