Toa Masjid Di Batasi?

Wakil Ketum MUI Marsudi Syuhud, jadi budaya, di sesuaikan dengan hukum, kondisi di daerah masing masing.

Publik, tidak terganggu, bila mayoritas muslim, beda tempat, semua sama ngak bisa

Tarawih, Quntum, Baca Quran, hal ini. Dulu di rumah Azan, Di Tower, di Menara, di Masjid pengeras suara

Bila azan merdu, sound sistem nya bagus, pasti menyenangkan. Kementerian Agama secara, merata di semua tempat

Ramadhan, Sahur, orang – orang yang semakin hiterogen, terganggu, kata Armando

Ade Armando saya bangun Masjid dekat dengan tetangga.

Pengurus Masjid, Surau agar di rombak setiap tiga tahun sekali, dan rumah ibadah harus di bantu lewat APBN, APBD , Kata Syahban Siregar SH Ketum FBI Kepri

Menteri Agama buat aturan harusnya dialog dulu sama toga, tomas, ada wilayah yang fanatik tak cocok buat aturan itu. Di lokasi minoritas mungkin cocok

Dulu kita sembah patung, pohon, sekarang sudah ada Masjid, dulu tak ada aturan ini dan itu, bagimu agamamu bagiku agamaku, sepanjang tidak ada yang mengganggu. Kondisi saat ini fokus ekonomi dulu. Pilpres, pileg telah usai, di depan mata sudah ada pilkada serentak bulan Mei 2024 sudah daftar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *