Lika Liku Caleg Di Berbagai Daerah
Saudara Erwin Nasution Caleg Bandar Lampung dari salah satu parpol lapor ke Bawaslu, terkait di janjikan bisa dongkrak suara, sudah habis 530 juta oleh oknum PPK, Panwascam, KPU
Ketua KPU Dedy Triadi akan kita ikuti proses hukum yang berlaku, bahkan FH Eryan Efendi ketika itu bulan Oktober dan Nopember, ada CCTV, rekaman dan Chat WA
Ternyata 8 kursi dari parpol internal ada Wiwik A dapat suara 2.667.MY Afarizi 2.026 sementara Erwin Nasution hanya 1.580
KPU RI lagi di panggil oleh DKPP, namun tetap lanjut penghitungan, rapat terus berlangsung, Hasyim Asy’ari sudah tahu, bahkan kami tunggu hasil tersebut di umumkan secara nasional
Di Kepri ada pemilihan suara ulang di 8 TPS, suara berubah, bahkan ada dugaan suara caleg di ambil 250 suara, namun belum di tindak lanjuti oleh Bawaslu, bahkan Caleg DPD RI Ria Saptarika ada dugaan politik uang, sudah di putus tapi putusan belum tahu, masih di rahasiakan
Politik uang ibarat kentut bau nya ada, berseliwiran, namun sulit di buktikan, bahkan malam -H 2 ada caleg di tangkap OTT.
Bahkan Di TPS 15 Tak di kenal warga Pekan baru tapi suara banyak, kita agak ragu
Sebenarnya sangat mudah bila mau, sita saja HP Tim ses pasti ketahuan, dan bisa juga di monitor di Telkomsel, chat WA dll, tergantung
Kuncinya niat tulus iklas apa adanya, jurdil, transparan semua, menghapus, menambah, mengurangi, baik di internal maupun eksternal bisa di Pidana. Hasil rekap berubah ubah, bahkan rekom PSU tergantung saksi parpol. Evaluasi, perombakan atau sanksi pecat bila ada oknum KPU berafiliasi, marah marah oknum KPU Batam sempat viral
Kepala Daerah kurang sosialisasi tentang rusak nya politik uang, kalau duduk pasti balik modal, HP mati, tidak di jawab, balik modal, pasang CCTV, ada di rumah dia bilang rapat, KKN dan lainnya, logika nya kalau duit habis 300 juta hingga 5 milyar sesuai tingkatan DPR, DPD, DPRD PROV, KAB KOTA ya datang duduk diam duit teken dan pokir, semoga setelah selesai di evaluasi semua, Kata Syahban Siregar SH Waka Bawaslu Kepri 2002.
