Rumah Suku Laut, Tak Ada WC, Seperti Gudang 7 Milyar

Kajati Kepri Rudi Margono SH MH Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri, BPKP, BPK, KPK terus menelusuri kegiatan yang ada dugaan korupsi, dan dugaan fiktif, dugaan KKN

Harus di audit, bahkan dengar kabar sudah di cairkan, padahal fi berikan waktu 50 hari kalender lagi

Ada 200 rumah di Perkim Kepri Said Nursyahdu, sebelum nya juga pernah di bangun, bahkan bantuan sembako dll ketika itu

Wilayah Baran, Penaah, Tanjung biru, Kentar dan lainnya di kabupaten Lingga

Sesuai Kepmen PU PR 403 Tahun 2002 wajib rumah sehat, kepala daerah wajib bantu lewat swakelola

Adapun anggaran tahun 2024 yakni : Dinas biasa 141 juta ada 15 item, Dinas biasa ada 71 juta dengan 10 agenda kegiatan

Perjalanan dinas 50 juta, diklat 30 juta, pelatihan 28 juta, jasa 669 juta, jaminan kematian 708 juta,BPJS 57 juta dan lainnya, sebagian sudah di laksanakan Januari 2024 , sebagian belum

Tamu silih berganti datang ke Kepri, bila dari Pusat itu ada anggaran dari APBN Bukan APBD, di larang keras

Bantuan media, bansos, hibah, mou ada ratusan milyar segera di audit investigasi pasti seminggu ketahuan, niat tulus iklas, tahun politik rawan duit di embat, Ansar Ahmad Gubernur sudah tegas lugas, sikat, jangan korupsi. Bantu rakyat, peka peduli, ekonomi biar maju, gantian, yang sudah dapat HARAM HUKUMNYA DAPAT LAGI, segera rekap, data semua ada di Kesbang, Kesra, Sekwan dll, Kata Syahban Siregar SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *