Rini Hartatie SH MH Waka Kejati Kepri, Cukup Bukti Korupsi Sikat?
Asintel Kejati Firdaus SH MH dan Aspidsus terus mendalami kasus kasus yang masuk laporan ke Kejari,Kejati
Hal ini tim terus bekerja, kasus kasus yang sudah di sidang dan yang sudah putus ada banyak
Mulai dana BOS sudah putus, kasus rumah dinas jabatan di Natuna, putusan bebas, JPU banding, hingga tiga di jebloskan ke penjara, Hadi Chandra, Ilyas Sabli, Makmur, Sedangkan Raja Amirullah dan Syamsurizon bebas
Kasus BBM Lingga 3 milyar lagi sidang, kasus tambang 9 masuk, yang lain banyak juga di sebut
Kasus mafia tanah lintas barat 19 tersangka, masih full baket, kasus oknum kades di berakit dan Anambas sudah masuk 3 orang
Bansos sudah sidang, namun kondisi saat ini proposal, hibah, dana media, mou ada ratusan milyar, agar di buka secara transparan, yang lain gigit jari, di buang ke tong sampah, mau habis tahun ini.
Kajati Rudi Margono SH MH terus monitor Kacabjari, Kejari dll. Proyek yang mangkrak segera tinjau, usut, dan bawa konsultan, dinas, inspektorat dll
Tahun politik waspada, edukasi cegah, sita, basmi, miskinkan dan fokus ekonomi, peka peduli. Dekranasda 10 milyar, BIN Kepri 10 milyar, Diskrimsus 10 milyar, RS 10 milyar, LAM 10 milyar, Pengadilan Tinggi, Pengadilan Tinggi Agama, Bawaslu, KPU sedang di bangun, UMRAH di bangun, seperti nya tak siap. Waduk Sei Jang 16 milyar, tahun ini 26 milyar namun tak siap.
Pasar KUD 76 milyar hampir siap, AKAU, Bincen sudah siap, belum di berikan oleh pedagang. Di Letung 25 milyar pelabuhan tak siap, semoga Ansar Ahmad, Hasan, Robby cek ke lokasi.
