M Rudi Unggul Dalam PAD? 6 Kab Kota Belajar Ke Batam
Mendagri Tito Karnavian sangat apresiasi terhadap M Rudi sebagai Walikota Batam
Pendapatan Asli Daerah dari pajak daerah sebesar 1,658 Triliun sementara Transfer dari Pusat sebesar 1,273 Triliun
Belum termasuk dari BP Batam dan lainnya, hal ini enam kab kota se Kepri tak perlu lagi kunker ke luar, cukup ke Batam, bagaimana cara bisa PAD naik, tidak tergantung dengan transfer pusat
Yang kecil PAD nya bisa saja di lebur jadi satu atau akan di usut di audit investigasi sehingga ketahuan, dimana kelemahan nya.
Duit sudah banyak di kirim dari pusat masih juga PAD lemah
Nomor dua Karimun PAD sebesar 438,37 Milyar, Transfer dari pusat ke daerah 818,88 milyar
Sudah mulai bagus, kinerja OPD, DPRD tinggal poles dikit, buka RO RO 24 Jam Karimun, Selat Panjang, Dumai, murah meriah, stok, gudang sembako dll
Bintan PAD sebesar 313,22 milyar, Transfer pusat sebesar 750,37 milyar
Lingga hanya 62,09 milyar paling rendah Pendapatan Asli Daerah, transfer 749,37 milyar, sedangkan Natuna hampir sama PAD 51,44 Milyar, transfer sebesar 936,89 milyar, untuk Anambas paling kecil dari tujuh kab kota se Kepri, hanya 39,18 milyar PAD nya, transfer pusat 1,052 Triliun, bila di stop transfer pusat, maka sulit jalan, ketergantungan
Mestinya Bupati Natuna Wan Siswandi, Bupati Anambas Abdul Haris, Bupati Lingga M Nizar dan DPRD, OPD, harus ada gebrakan nyata, buka pabrik di mana yang besar bahan baku, ikan, sagu dll
Jangan keluar daerah dulu, cukup fokus dulu ke ijin dll gratiskan, buka akses, agak ikat pinggang dulu, bila perlu M Rudi Walikota Batam yang di panggil ke daerah itu jadi Narasumber
Kurangi seremonial, kurangi SPPD, Kurangi ATK yang tidak perlu, kurangi Proyek PL, berikan semua proyek ke Dinas PU PR, biar fokus, produksi lancar, pabrik banyaknya, toko, dll banyak, manusia juga banyak, lahan kosong buka, pajak naikan 20 persen yang terlantar lima tahun , Kata Syahban Siregar SH Waka BPNT Kepri 10 Tahun era Tito Karnavian
Perbanyak akses, subsidi transportasi darat, laut dan udara, buka semua bandara, jangan jam 13 sudah bisa main bola
Pajak reklame, swalayan, toko, tanah, bangunan dll di tingkatkan. Permudah dulu ijin dll, undang investor dalam dan luar negeri, fasilitasi semua ijin dll.
Berpikir luas tidak sempit, majukan daerah, berikan edukasi, makan minum kurangi, proyek 200 juta ke bawah di hapus dulu, pasti tumbuh maju, Audit Aparat Penegak hukum, kesalahan di mana, KDH, OPD, DPRD, APH Ada BPK, BPKP, KPK, KEJAKSAAN, POLRI, INSPEKTORAT
Ansar Ahmad Gubernur terus lakukan evaluasi, kinerja dan motivasi. APBD Kepri ada 4 Triliun lebih belum lagi APBN 8 senator masuk, investor masuk, semoga maju cerdas wawasan luas. Tahun politik sudah dekat 14 Febuari 2024 sudah terpilih semua jam 17 , ada Capres, DPR, DPD, DPRD PROVINSI, KAB KOTA Se Indonesia, bulan September 2024 sudah Pilkada Gubernur, Bupati, Walikota serentak Se Indonesia.
TNI, POLRI, PPNS, SATPOL, BAWASLU, KPU, DISHUB terus monitor, politik uang Tangkap, Coret, biar kedepan maju. Di Kepri ada 18 Jenderal yang bertugas, ada Kogabwilhan I, KOARMADA I, KOREM, POLDA, BIN, SAR, BNN, KAJATI, KANWILHAM, PT, DAN KANWIL DEPAG dll
