Ansar Ahmad, Tim Khusus 20 M Segera Di Hapus, 150 M Bisa Tidak Dia Yang Atur Proyek?

Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Perkim ratusan milyar, namun Gubernur tak bisa kendalikan, begitu juga Tim Khusus lebih baik di hapus, duit 20 milyar mubajir, sebab sudah ada ASN, PPPK, Honorer, Asisten, Kadis, Karo, Sekretaris, Kabid dll sudah cukup desain dan lain nya

Bahkan beban APBD, begitu juga Widyaswara, padahal sudah ada Staf Ahli dari ASN

Ada Ustad di bantu 50 orang, Rumah ibadah 124 dan Masjid 940 , untuk guru TK, PAUD sebesar 1.200.000 ada 3800 orang, asal jangan fiktif

3T terdepan terbelakang, terisolasi, listrik terang semua se Kepri, dulu pakai genset, sekarang PLN, SPP SMU sederajat semua gratis, RT, RW di bantu insentif dari Provinsi dan Kab Kota di bantu

KPU, BAWASLU di bangun di Dompak, Kapolsek di dompak belum di fungsikan, Kogabwilhan di bantu, Dirkrimsus, Brimob di bantu 20 milyar, proposal yang dapat tahun 2022 di larang keras dapat lagi, cari yang belum dapat, bantu agar ada rasa keadilan, Kata Syahban Siregar SH

Media di bantu 231 total puluhan milyar, tak tahu siapa, buka semua secara transparan, agar di ketahui publik

Pajak notaris, jual beli, rumah, alat berat, motor, mobil semua akan di pungut, kerja, sama dengan Polda, Kejati agar PAD naik, sejahtera, tak ada lagi yang kapling kapling proyek, semua yang atur Gubernur dan Wagub, Sekda agar tertib tertata dan maju

Alat angkut di Kijang, Pelabuhan batu 6 , pelantar beli yang canggih, Pujasera terbesar 5.000 lapak bangun di Tepi Laut, murah senyum cepat saji dan enak, beli Angkot AC jauh dekat 5.000 subsidi APBD, CSR, niat tulus iklas Kata Waka BNPT Kepri Syahban Siregar SH

Yang tidak siap proyek segera putus kontrak, serahkan ke APH. Tegas jujur adil tidak KKN, semua toga tomas todat, rangkul, dialog sebulan sekali di Gedung Daerah, undang 7 KDH, OPD, DPRD makan bersama, ngopi bareng, Gubernur tinggal lihat di FB, WA, IG, YOUTUBE, ONLINE, TW dll pasti bagus, lihat dengar eksekusi, Kata Wakil Ketua Bawaslu Kepri 2002 Syahban Siregar SH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *