Ansar Ahmad, Pembangunan Masif, Rakyat Lapar?
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bangun FI Di Lagoi, Bangun Jembatan Batam ke bintan, bangun jalan merdeka, bangun jalan di km 8 , bangun Dekranasda 10 milyar, LAM 10 milyar
Dirkrimsus 10 milyar, Brimob 10 milyar, Kogabwilhan dan lain nya
Beli pesawat N219 dari PT DI, labuh jangkar akan di pungut, APBN, APBD masuk setahun 18 Triliun
Proposal ada jalur tol, sistem, ada buang ke tong sampah, ada macam macam, media 231 , mou, bansos milyaran rupiah
SD, SMP Gratis semua oleh Walikota, SMA, SMK Gratis semua lewat APBD, Namun masih juga di pungut oleh Kasek 2 juta per siswa.
Lintas barat jalan mulus, proyek PL ratusan paket, proyek parkir di bawah 200 juta yang dapat orang Jakarta
Ketua PAUD, DEKRANASDA, PKK, Kanker, Majelis Taklim, Ketua Komisi IV DPRD Dewi Ansar
Ada perkumpulan kecil dapat 50 juta, ada Tim Khusus 18 orang x 15 juta sebulan x lima tahun
Belum lagi Widyaswara ada lima orang, padahal sudah ada Staf Ahli, Asisten, Kadis Kaban Kakan, Karo, Kabag, Sekretaris, Kabid, Kasi, Kasubag sudah cukup untuk mendesain, data, konsep, program dll
100 DPRD ada di Pulau Bintan, jarak 75 Km saja keliling sudah laut, berkantor di Pulau Bintan
Flayover 60 milyar, Buat taman bandara 40 milyar, Pasar KUD 76 milyar, Pelantar 1,2,3 puluhan milyar
Rakyat banyak yang menganggur, banyak jerit, lapar, akibat Fokus pembangunan, Perut lapar, Kata Syahban Siregar SH
Pabrik tak ada di Tanjungpinang, hanya berharap Lagoi dan Lobam zaman Soeharto sudah ada sejak dulu, Wisata dan Industri
Proposal, hibah, media yang sudah dapat tahun 2022 di larang keras dapat lagi kata Ketua KPK RI Firli Bahuri. Bansos yang ada di Jawa Timur, bisa saja pintu masuk di Kepri, bila di audit investigasi.
