Tahun Politik, Waspada Proyek Di Kontrol?
Ansar Ahmad Gubernur Kepri, Kapolda Irjen Pol Tabana Bangun, Kajati Rudi Margono SH MH terus kontrol, awasi kegiatan proyek yang bersumber pada APBN, APBD PROVINSI, KAB KOTA yang masuk ke daerah
Plang nama harus jelas, agar di ketahui publik , begitu juga efesiensi efektif, cepat tuntas, dan Inspektorat sering turun bersama Pengawas, konsultan
Tidak di monopoli oleh oknum atau pun kolega dan tidak KKN, CV, PT yang di tunjuk harus jelas, bila perlu di undi, terkecuali lelang. Undang semua, lakukan pengundian, agar ada kebersamaan, rasa keadilan
Ada yang muntah ada yang tidak dapat sama sekali. PR yang mamgkrak, dan kasus segera di tuntaskan
Kasus di Singgarang 34 milyar sudah ada tersangka belum di tahan
Kasus Waduk Sei Jang 16 milyar belum juga di tetapkan, bahkan telah banyak yang di periksa
Kasus Jembatan tanah Merah sudah ada tersangka nya, belum di tahan.
Kasus 19 Tersangka mafia tanah di Bintan segera investigasi, agar tuntas
Kasus tugu kerupuk belum jelas juga 500 juta. Kasus TVRI gedung sampai sekarang belum tuntas, begitu juga LAM, Dekranasda di Tepi Laut harus tuntas
Masalah pupuk dan alat pertanian yang sudah di beli oleh APBD, kemana aset itu, harus jelas
Tepi laut yang sudah di bangun 500 milyar agar segera di bangun Pujasera terbesar, kuliner dll
Pasar KUD juga belum selesai 76 milyar, agar di desak, sehingga bisa di fungsikan.
Sementara di Km 7 eks Terminal sudah sepi pasar. Bintan Center milik swasta hal ini harus ada solusi nya. Berikan yang terbaik. 45 DPRD Kepri lagi sibuk turun ke bawah, 14 Febuari 2024 sudah terpilih semua, apakah wajah baru, orang lama, kita tunggu hasil nya. Tergantung warga yang punya hak pilih, menentukan pilihan nya untuk menjabat 5 tahun, Kata Syahban Siregar SH
KPK RI, BPK, BPKP, Inspektorat sering turun ke lapangan, di uji di lab, sehingga kualitas bagus bersama Said Nursyahdu Kadis Perkim, Abu Bakar Kadis PU PR bersama Kabid dll. Tidak ada lagi titip menitip proyek dan Fee dll.
