Bandara RHF Tanjungpinang Akan Di Cabut Status Internasional?
Menhub RI Budi Karya, Menteri BUMN, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung Dapil Sumatera Utara Dari Golkar , akan kaji semua bandara status internasional ada 32 , domestik ada 14
Bila kemaren Ansar Ahmad sebagai Gubernur Kepri, tidak bangun taman bandara 40 milyar, fokus buka akses ke Sumatera, Jawa dll tiket murah meriah, dubsidi BBM, di pastikan ramai maju, sebab bandara sekarang mau kecepatan 100 km per jam tak ada masalah jalan tersebut
Mestinya 40 milyar buat regulasi, ijin dll, swasta ajak, ramaikan bandara pasti bisa. 45 DPRD Kepri tinggal kontrol awasi, bahkan dana CSR pun tak tau siapa yang nikmati
Kalau M Rudi bandara Batam sudah banyak akses, wajar internasional, bahkan sampai malam hari ada jadwal penerbangan
RHF Tanjungpinang jam 13 sudah sepi, bahkan semua kab kota se Kepri sudah ada bandara , namun hanya Batam yang ramai. Mubajir duit rakyat APBN bukan sedikit bangun bandara dan Pegawai dll
Atau beli pesawat kargo yang bekas, bisa angkut 11 bahan pokok, bisa juga angkut orang, ya mungkin 300 milyar sudah cukup, pinjam PT SMI atau mou dengan Pesawat milik TNI, kerja sama angkut 11 bahan pokok.
Kunci nya niat tulus iklas tidak ada intrik intrik tertentu, amanah, pasti bagus. RO RO 24 Jam Batam ke bintan swasta, ASDP
PT BAI Bauksit, warga bisa jual tanah ke pabrik besi ini di Bintan, sehingga tidak di monopoli dll, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.
