Embat Terus Lah Sampai Habis?

Duit rakyat sudah di kapling kapling oleh oknum oknum tersebut, arahan Joko Widodo pun sudah tidak di indahkan, karena sudah dekat Pilpres, Pileg, Pilkada

Semua ingin agar di hadapan rakyat baik, bantu ini dan itu, sehingga punya kesan baik

Bahkan semua tim sudah gerak, pulus mulus, ya susah memang mau cari kebenaran, KPK RI Firli Bahuri di dekat kantor nya saja tidak di tindak, apalagi yang jauh

Power poin, tenaga ada poin nya yang kurang. Bila ingin sehat sejahtera, bukan bantu ini dan itu, tapi buka lapangan kerja seluas luas nya, sehingga ijin dll bebankan duit rakyat, FTZ dll pasti ramai

Warga pun tak perlu berharap pada APBD, 45 DPRD juga lagi sibuk nak dua periode, Pokir, Reses ke konstituen

Vertikal daerah menunggu, kurang responsif, mestinya jemput bola, minta rekap nya tinjau ke lapangan, ada laporan bagus di lapangan kacau balau, ada di lapangan bagus di laporan amburadul

Padahal Presiden RI sudah intruksikan pangan, cipta kerja, hadapi Pileg, Pilpres aman terkendali

417 desa di pelihara sudah cukup, untuk Pilgub 350.000 suara sudah menang

940 orang dapat hibah dari duit rakyat, 960 mahasiswa dapat duit dari rakyat lewat APBD, sebagian buang ke tong sampah, sebagian di tolak karena tidak dukung atau kurang dekat, sebagian sampai mampus pun, cari sendiri banting tulang. APH di Kepri sebagian sudah dapat dari APBD. KPK RI sudah dapat dari APBN 1,3 Triliun, personil hanya 1600 orang. TNI AD, AL, AU, MENHAN dapat 133Triliun, Polri 111 Triliun tahun ini wajib habis.

Ansar Ahmad Gubernur Kepri, Istri Ketua Komisi IV DPRD Kepri, anak Bupati Bintan Robby Kurniawan dari Ketua KPK, Ketua YEDB, Ketua FBI, Ketua BNM

Kita tunggu lah hasil dari perolehan suara 14 Febuari 2024 , rakyat yang punya hak pilih yang menentukan Presiden,Wapres,DPR, DPD, DPRD Provinsi, Kab Kota .

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *