Hadi Tjahjanto Bila Seminggu Di Pulau Bintan, Tuntas Masalah Tanah 2/3 Di Kuasai Mr X

Menteri ATR, BPN Hadi Tjahjanto lewat Wamen Raja Julianto sudah datang ke Batam, rakor namun belum tuntas

Khusus Pulau Bintan di kuasai Mr X, hal ini harus di data contoh Lagoi 32.000 hektar lahan khusus wisata, 20.000 hektar lahan pabrik khusus daerah Lobam

PT BAI Alumina, bauksit di olah jadi bahan motor, mobil, pesawat di kuasai mungkin ada 5.000 hektar, PT Tirta Madu, PT Numbing, PT Hansa Mega Perkasa luas 5.505.357.142 HGU habis tahun 2024

Hadi Pernah orang nomor satu di TNI tentu sudah faham, tinggal pakai TNI AD, AL, AU data bersama BPN, Kab Kota dan Prov, setelah itu undang tokoh, orang orang lama, sehingga tau alur cerita nya

Belum lagi PT Kemayan Bintan atau PT Terira Pratiwi Development ada 1500 hektar. PT RMF ada 145 hektar

Tanah wakaf di ambil, hingga di kuasai sekarang, belum lagi pesisir pantai, PT Antam puluhan ribu, belum lagi Dompak 950 hektar Milik Pemerintah Provinsi

Belum lagi kawasan dulu katanya mau bangun apartement di daerah Bintan. Ada lagi lahan di Singgarang

Telah banyak yang wafat saksi saksi sejarah, hal ini harus di tuntaskan oleh 45 DPRD, Gubernur Ansar Ahmad, Bupati Robby, Rahma Walikota

Belum lagi pembebasan lahan Jembatan batam ke Bintan, belum lagi RS Jiwa Tanjung Uban, belum lagi PT Nenas

Banyak hal lain, bahkan bakau pun sudah sertipkat, ada HGU, HGB dll. Dulu harga 1.000 sekarang 1 juta per meter

Ada dugaan permainan jahat, hal itu pernah di ungkap oleh Hadi, Notaris, Pengacara, Oknum dll kata Hadi, bersubahat, sebenar nya pintu masuk 19 Tersangka Mafia Tanah di Bintan

Semoga tuntas bila tidak oknum oknum ini lah yang menguasai, aset Pemkot ke Pemkab, semoga tuntas, aset Pemrov Kepri banyak ada di Lingga, Natuna, dll

Benang kusut ini bisa di tuntaskan asal niat tulus iklas tidak ada titip titipan, hak orang, hak warga kasih, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau

Bahkan lahan Wartawan 20 hektar zaman Kolonel Abdul Manan Saiman zaman Bupati Kepri,ketika itu hibah di depan TCC mana?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *