Soekarno, Soeharto, Habibie, Gusdur, Megawati, SBY, Joko Widodo, 14 Febuari 2024 Siapa Terpilih?
Presiden RI Pertama Soekarno telah memperjuangkan kemerdekaan RI dari penjajahan, sebagai bapak proklamator, dan memberikan rasa persatuan dan kesatuan ketika itu sangat tinggi, jiwa nasionalisme rakyat, bisa menyatukan semua kepala suku , adat dan tokoh nasional
Soeharto Presiden RI Kedua, sebagai Bapak Pembangunan, dan ketika itu sembilan bahan pokok sangat stabil, politik stabil, mungkin karena tiga parpol ketika itu PPP, GOLKAR, PDIP, sehingga lapangan kerja banyak, ada rasa nyaman warga, fokus kerja, hiruk pikuk politik tidak terlalu riuh, sebab Kepala Daerah di tunjuk langsung, bahkan dewan ketika itu lewat penunjukan, tergantung Ketua Umum
Habibie ketika itu agak kacau, karena di buka semua kran Reformasi, bahkan Demokrasi sebebas bebas nya, sehingga perlu banyak perbaikan ketika itu, Habibie cerdas, mungkin rakyat belum bisa mengikuti jejak pikiran nya, ketika itu Amien Rais pencetus nya dkk
Gusdur ketika itu semua etnis di buka kran, hingga sama semua, boleh merayakan semua, ketika itu Akbar Tanjung Ketua DPR, Namun di tengah perjalanan di gantikan oleh Megawati Soekarno Putri, beliau juga bagus ketika itu, banyak di torehkan ide ide baru termasuk membentuk lembaga KPK RI dll
Semangat gotong royong dan hubungan antar lembaga juga bagus, sehingga muncul lewat pemilihan langsung, tidak lagi lewat DPR, MPR, DPD Sehingga terpilih lah Susilo Bambang Yudhoyono, ketika itu di lakukan pemilihan langsung terpilih 10 tahun, ketika itu Ormas, okp, lsm tumbuh subur, bahkan warga biasa bisa jadi Dewan, Ketua ini dan itu, tergantung loby loby dengan Kepala Daerah
Bahkan partai banyak ketika itu, sehingga di lakukan pemilihan langsung, karena syarat cukup 10 tahun, akhirnya Joko Widodo yang terpilih hingga sampai Oktober 2024 , bandara, Pelabuhan, jalan dan waduk serta lain nya sudah di bangun, ada beberapa yang belum, IKN Penajam Pasir Utara Kaltim,juga sudah di bangun dan kemungkinan HUT RI tahun 2024 akan di adakan di sana, TNI, POLRI, ASN, Vertikal lain nya juga akan pindah ke sana, secara bertahap
Pemimpin bangsa, pemimpin negara dari tahun ke tahun sudah banyak perubahan, sebagai lambang negara, Kepala negara tentu ada plus minus, ada positif ada negatif, tergantung dari sudut pandang mana kita melihat, kunci nya rakyat butuh kenyamanan, damai sejuk sehat sejahtera, lapangan kerja banyak, pelaku usaha di berikan ruang, dialog, datangi, apa keluhan, solusi, rakyat 11 bahan pokok stok cukup, harga stabil
Capres Dan Cawapres 2024 sudah muncul ada Anis, Ganjar, Prabowo, Calon Wapres ada AHY, Andika, Khofifah, Ridwan, Edy R, Tito Karnavian dll tergantung kesepakatan 9 Ketua Umum Partai. Hanya PDIP yang bisa hantarkan sendiri, sementara parpol lain wajib gabung, baru bisa dapat 20 % syarat terendah untuk Capres. Di tunggu oleh rakyat, bisa saja pilihan kita beda, tapi tetap NKRI.
Semua Presiden yang akan berakhir masa jabatan nya akan di bangun perumahan masa tua, oleh negara, agar jadi bapak bangsa, bapak panutan, atau ibu bangsa atau panutan
Generasi penerus bangsa harus di jalani terus, setiap tahun, perubahan dan perbaikan, evaluasi, sehingga semua Gubernur, Bupati, Walikota Se Indonesia bisa menyatukan semua etnis, agama, fokus ekonomi.
Tahun politik sudah mulai, DPR, DPD, DPRD PROVINSI, KAB KOTA juga akan terpilih 14 Febuari 2024 , sama sama bertarung dengan sehat cerdas bijak cekatan, peka peduli, bagi yang tidak naik harta nya dengan drastis,tidak memperkaya diri,selalu peka peduli,turun ke bawah,bantu kesulitan warga,mungkin dia akan terpilih kembali . Namun bagi yang medit kikir, tak mau tau dengan rakyat, susah di hubungi, rumah tutup terus, ya siap siap lengser, hasil survey 45 % wajah lama yang bertahan, selebihnya wajah baru.
Namun ada kesempatan Januari -Desember 2023 ini, namun harus kerja keras, turun ke bawah, lihat dengar eksekusi, bila di hitung katakan dana reses, pikir, 2 milyar bila kali Lima tahun kali jumlah kursi, bila di gunakan untuk kemakmuran rakyat, sudah barang tentu rakyat lebih sejahtera, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.
