Jumaga Nadeak SH MH Ketok APBD 2023 Sebesar 4.111.000.000.000,-

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi Kepri tahun 2023 , hal ini Pendapatan Asli Daerah sebesar 1.049.000.000.000,Dinas Perhubungan 56 milyar

Pendidikan 983 milyar, kesehatan 497 milyar

Tahun 2023 tahun politik, rawan kebocoran, suap, korupsi dan lain nya

Kajati Kepri Gerry Yasid SH MH Desember 2022 pensiun, Kajagung RI Prof ST Burhanuddin segera ada pengganti nya

Kapolda Kepri Irjen Pol Aries Budiman sudah terlalu lama, mungkin Kapolri Jenderal LS Prabowo akan merombak jabatan Polres, Polda, Dir yang sudah terlalu lama, penyegaran

Proposal, hibah, mou, media ratusan milyar tak tahu siapa yang nikmati, Ketum Forum Batak Islam Kepri tak dapat

Ada yang dapat 100-250 juta, ada hibah satu milyar, proyek 1200 paket tak tau, harus di audit investigasi

45 DPRD Kepri 14 Febuari 2024 sudah terpilih yang baru

Proyek yang tak siap segera tindak tegas, KPK RI Firli Bahuri dkk terus kontrol, sembunyi di manapun tetap ketahuan

Ansar Ahmad Gubernur, Marlin Agustina Wagub Kepri terus kontrol.

Pembebasan lahan di jembatan Batam ke Bintan sebagian sudah

Ansar Ahmad akan bersaing dengan M Rudi Walikota Batam tahun 2024

Pembisik, pengampuh, cari muka angkat telor segera di musnahkan

Sistem sudah di buat di LPSE, semua sudah di monitor, fee proyek tidak ada lagi, kongkalikong sudah musnah, jangan Serakah Tamak Rakus nanti muntah

Kasus kasus bansos dispora kepri, kasus jembatan tanah Merah, 14 Puskesmas, 19 tersangka mafia tanah, BPHTB, Kasus Singgarang, kasus lain nya masih numpuk, Kajati baru dan Kapolda baru yang akan usut.

Jangan ada anak tiri anak kandung, jalan tol, buang ke tong sampah, fiktif dan lain nya. Rangkul semua, sering duduk di kedai kopi pindah pindah, bawa ajudan, sopir yang lain tidak usah ikut, Tim Khusus sebulan 160 juta bayar

DPRD Kepri mungkin 35 persen dari APBD masuk ke Sekwan, ASN, PTT dan lain nya

APBN masuk, vertikal daerah masuk APBN ada sekitar 17 Triliun wajib habis duit rakyat ke Kepri, semoga Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *