Wamen ATR BPN RI Raja Juli Antoni
Semua pasentren, yayasan, masjid, rumah ibadah lain nya, warga yang terpinggirkan, tidak dapat akses, tanah adat, agar segera di tuntaskan sertipikat nya
ATR, BPN Kab Kota dan Provinsi segera data ulang semua, agar terhindar dari mafia mafia tanah
Hadi Tjahjanto Menteri ATR BPN RI mantan orang nomor satu di TNI, tentu sudah faham, semoga ajak dialog, undang tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, mantan Camat yang masih hidup, mantan Kades, Lurah, tentu tahu alur nya
Di Kepri sangat banyak tumpang tindih, 23.000 hektar, 850 hektar, 1500 hektar biar duduk kan persoalan ini
Aset Eks Antam ke Pemerintah Daerah dll, hal ini perlu kerja sama dengan Kepala Daerah, TNI, POLRI, Jaksa, dll di daerah, sebulan pasti tuntas, ajak DPRD, OPD bid pemerintahan
Bila niat tulus iklas, di pastikan tidak ada lagi yang coba coba melakukan kejahatan tanah, seolah olah, alashak, GS, surat lama dll, oknum oknum yang bermain, ibarat 1 milyar buang, dapat 10 milyar, apalagi tanah sudah mahal dengan status dari Kabupaten ke Provinsi.
Kanwil ATR BPN Riau sudah ada contoh, belum lagi 11 Mantan Kades di Sumsel, belum lagi 19 tersangka di Bintan dugaan mafia tanah, segera di tuntaskan. Tentu Hadi sudah faham, bila ada oknum bermain sikat pecat tegas, gebuk kata Joko Widodo.
