Tim Ahli, Tim Khusus Semua Di Buang Oleh Pj Gubernur DKI

Heru sebagai Gubernur DKI sudah terapkan disiplin dan cara kerja, di pakai nya Asisten, OPD, Karo yang di pakai, sebab terlalu besar anggaran Tim khusus

Semoga Gubernur DKI kerja cepat tuntas, tangani banjir sampai Januari 2023 , waspada, waspada cuaca tak menentu, gelombang, hujan dll

Warga DKI tidak ada lagi ini tim A, B, C yang ada semua layani dengan baik, proposal, hibah, mou buka semua agar sehat sejahtera, publik mengetahui

Anis Capres dari Nasdem, namun PKS, Demokrat belum putus, masih pengayakan dan survey

Sementara Prabowo -Ganjar sudah mengerucut, Begitu juga Puan atau kendaraan PDIP cukup hantar kan Capres dan Cawapres 2024 tanpa koalisi

Khofifah, Edy, Ridwan, Ketum lain nya kuda hitam, bisa saja calon hanya dua, siapapun yang terpilih tetap lanjutkan IKN Kaltim

Anggaran DKI besar 70 Triliun, ini berpotensi, siapa yang di dukung oleh Heru, insya Allah menang, Sekjen PDIP minta segera ada perombakan Menteri.

Ada pula wacana di pilih lewat DPR, DPD, MPR bila ini yang terjadi Prabowo -Puan menang, bisa juga Gubernur, Bupati, Walikota di pilih lewat DPRD masih di bahas oleh DPR, Pemerintah, 9 Ketum Partai yang menentukan regulasi dll bersama Pakar dll

Kita tunggu saja regulasi nya, bila lewat DPR, DPRD hemat, habis 10 Triliun, 67 Triliun sisa nya bisa bangun rumah gratis di 34 Provinsi, tanah dan bahan di bantu KDH

Lewat langsung habis ratusan triliun baik itu dana APBN, APBD, Calon dll, bahkan yang menang enak, tim bergerak, yang kalah gigit jari lima tahun, kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau

Sudah ad contoh lewat tunjuk dan pilih lewat DPRD, Gubernur Kepri Isdianto ketika itu lewat DPRD, Endang Abdullah Wawako Tanjungpinang lewat DPRD, Gubernur DIY, Walikota Se DKI, kita tunggu keputusan pemerintah pusat dan daerah. Kunci nya sembako stabil, ijin dll gratiskan, lapangan kerja banyak, bangun pabrik dll

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *