PR Buat Hadi Tjahjanto, Mafia Tanah Sikat Habis

Masalah tanah di Indonesia harus di tuntaskan, hak tanah ulayat atau adat, Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan, Alashak, Sporadik, Sertipikat dll

Sehingga lakukan segera cepat tuntas, untuk ibu kota negara di Kaltim juga prioritas, sehingga investor punya kepastian hukum

Di Bintan mafia tanah sudah 19 tersangka, dua Kades tersangka, hal ini biasanya berkelompok, penyandang dana, sejarah tanah, dan RT, RW, atau kades lama dan lain nya, hal ini perlu ada ketegasan

Bila tidak di bangun, pajak harus di naikan, sehingga PAD masuk, belum lagi Di Riau juga banyak kasus, semoga Wamen tentu sudah tau.

Koordinasi antara Kejagung, Polri, TNI AD, AL, AU insya Allah siap tuntas, dan KDH tentu sudah faham

Belum lagi kasus kasus hak milik negara, atau daerah, aset harus jelas lugas sehingga tau, buat plang, sehingga terlihat, bukan plang ecek ecek, surat  tak jelas, hanya nakut nakuti, ini harus di berantas, tentu bintang empat sudah tau kinerja nya.

Di perkotaan di pedesaan juga banyak, segera di tuntaskan bersama RT, RW, Kades panggil duduk kan, bila ada oknum bekingi segera Pecat proses, biar tidak ada lagi main main masalah tanah

23.000 Ha, 850 Ha, 250 Ha, 1500 Ha segera di duduk kan, belum lagi di Wacopek dll,semoga Kepri tuntas jelas, hak dan kewajiban dll.

Sertipikat harus gratis semua, maksimal 10 hari harus tuntas, sehingga tak lama lama, panggil BPN Kab Kota dan Provinsi

Begitu juga Alashak jangan ada lagi double, ini KDH harus tegas, biar investor tidak bayar dua atau tiga kali dengan lokasi yang sama, begitu juga PT, CV, Hak dan kewajiban harus jelas, tidak monopoli

Target tiga bulan tuntas, anggaran di tambah APBN, di bantu APBD, insya Allah siap, bila niat tulus iklas jujur tegas, tidak ada lagi pungli di Kantor. Maju terus Jenderal TNI P Hadi Tjahjanto bersama tim, Presiden RI Joko Widodo pasti dukung penuh, KDH dukung penuh. Siapapun dia bila salah sikat, selamat bekerja, Ketua DPR RI Puan Maharani, Komisi I DPR RI dll.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *