Sekda Kepri Adi Prihantara, Awasi Ketat PMK

Rapat koordinasi bersama OPD dan vertikal daerah, agar penyakit mulut kuku pada sapi harus di awasi secara ketat, agar tidak ada penyakit lagi pada manusia dan hewan

Di Kepri harus sehat sejahtera, karena dekat dengan Singapura dan Malaysia, sehingga FTZ di perluas, lihat lucu ya BC tangkap di rumah rumah rokok ilegal dll, mestinya gudang dan yang mau masuk ke Sumatera dan Pulau Jawa itu harus di awasi

Kepri kan sudah FTZ kata Ansar Ahmad Gubernur, biar maju, namanya Kepala Daerah, di pilih mestinya satu Komando

Sehingga tidak ego, bila ego semua yang rugi rakyat, lapar, pengangguran dll

Bentar lagi ada Koarmada bintang dua, bintang tiga Kogab, belum lagi yang lain, bila tidak di antisipasi sejak dini, kita jadi rugi

FTZ Kepri harus menyeluruh, sehingga keluar baru di perketat, lihat Singapura dan Malaysia, sepanjang menguntungkan bagi rakyat nya di bela habis habisan, semoga Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau

Pencuri ikan pihak asing sikat, pencuri gas, minyak, bauksit ke luar sikat, lihat pasir di babel hanya 150.000,- pernah kubik, Kepri melimpah pasir, kenapa 750.000 per kubik, semoga

Besi dari 15 juta sekarang 20 juta per ton, padahal ada pabrik besi di PT BAI, belum lagi semen dari 60.000,- per sak sekarang 85.000,- belum lagi bata dari 1500 sekarang hampir 5000 padahal semua ada pabrik di Kepri

Cabe di Pulau Jawa hanya 35.000 di Kepri sudah 100.000,- ayo segera rapat Bupati, Walikota, DPRD, Vertikal daerah Se Kepri di Gedung Daerah bersama Gubernur Ansar Ahmad, Wagub Marlin Agustina dan Ketua DPRD Jumaga Nadeak SH MH dan Vertikal daerah, tiga tomas dan todat

Agar ada solusi terbaik, belum lagi proyek hampir 17 triliun anggaran tahun ini APBN, APBD yang masuk Ke Kepri belum lagi CSR, PAD dll

Harus ada keberanian dan kebijakan yang pro rakyat, ijin, amdal dll gratiskan, cepat tuntas pasti rakyat bahagia, kunci nya, Lapangan kerja banyak, sembako stabil, aman nyaman, tidak ego tidak Serakah Tamak Rakus pasti sukses, harus peka peduli, semoga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *