Andika, Prabowo, Ganjar, Ridwan, Anis ? Capres 2024

Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau, pemilih atau jumlah penduduk terbanyak empat besar ada di daerah Jabar 46 juta, Jatim 43 juta, Jateng 36 juta, Sumatera Utara 16 juta, artinya bila di total sudah hampir 60 ℅ jumlah penduduk Indonesia dari 270 juta jiwa

Semua Ketua Umum Partai bila mencalonkan semua, lantas dua putara tinggal dua pasang, namun harus di ubah regulasi PT 20 ℅ , juklak, juknis belum ada, gugatan ke MK di mentahkan, atau lewat DPR, MPR, DPD, namun ini agak sulit sebab sudah 20 tahun di pilih lewat langsung SBY 10 Tahun, Jokowi 10 tahun.

Ada Tiga Ketua Umum Partai Golkar, PAN, PPP sudah sepakat satu Paslon, sepakat NKRI, Sepakat internal dan eksternal, sepakat integritas, elektabilitas, sepakat sejahterakan, cerdaskan, namun calon lagi di godok, di uji, di bahas

Hasil survey tidak bisa jadi patokan, bila semua kader bergerak sudah barang tentu menang, peka peduli, lihat dengar eksekusi, finansial cukup besar, sponsor dll

PDIP, Gerindra satu Paslon, Nasdem dan Demokrat satu Paslon, tinggal PKB, PKS belum menentukan sikap, kabar nya semua Gubernur di kumpulkan oleh Joko Widodo, bahas macam macam

Calon Wakil Presiden 2024 banyak ada Edy Ramayadi, Tito karnavian, Firli Bahuri, Khofifah, Ketum partai, Jenderal dll

Bayangan Menteri, Dirjen, Dubes, Dirut BUMN harus sudah di siapkan draf nya, bila terpilih tidak gaduh lagi, tidak ada lagi alasan ini dan itu, ada sekitar 1500 jabatan strategis.

Akibat covid dua tahun ini memporak porandakan sendi kehidupan, hasil survey dua tahun ini bidang kesehatan yang banyak beli mobil, dialer yang lain lesuh.

Sembako kondisi saat ini bila mahal akan di pasok oleh TNI AD, AL, AU, Polri biar tidak ada lagi yang spekulan

Penyeludupan, BBM ilegal, pmi ilegal, korupsi, pencuri ikan pihak asing, narkoba di sikat semua, berantas semua, bila tidak di indahkan, begitu juga oknum bila ada yang tidak becus Pecat.

TNI, POLRI wajib netral patuh disiplin, agak rawan pilpres, pileg, pilkada tahun 2024 , semua Pj Gubernur, Bupati, Walikota wajib ASN pusat atau daerah, sehingga tidak gaduh, Mendagri cukup arahan dari Gubernur, tinggal teken, jangan di politikan, jujur tegas, sebab Gubernur perpanjangan tangan pusat.

KDH, DPRD, OPD fokus cipta kerja, ekonomi tumbuh, ijin dll gratiskan semua, akses buka luas, kompak, tidak KKN, tidak serakah tamak rakus pasti selamat dunia akhirat.

Jokowi -Maruf sudah bangun tol, pelabuhan, bandara, waduk dll, tinggal buka akses seluasnya.

Anggaran KPU Bawaslu sudah di siapkan 76 triliun, TNI 133 Triliun, Polri 111 Triliun. Bupati Bintan, wabup, Sekda, OPD segera Depenitif, tidak ada lagi pj, plt, Gubernur Kepri Ansar Ahmad desak Mendagri.

Kasus kasus yang belum tuntas segera tuntaskan, sehingga rakyat patuh dan mau mengikuti arahan KDH, untuk SI, SII, SIII wajib gratis bila pintar, siapapun dia, bila ada gunakan APBN, APBD tidak pintar Haram hukum nya gelar di sandang nya.

Kesehatan semua gratis, BPJS, bila mau kelas I wajib bayar, sehingga mudah rakyat, TK-SMU gratis semua, tidak ada pungut, pungli.

Kita tunggu hasil keputusan Partai Partai yang ada di Indonesia, semoga aman damai sejuk sehat sejahtera, lebih maju 10 tahun kedepan? WA, FB, IG, ONELINE, TW, YOUTUBE sudah gratis semua, tidak perlu lagi ada di anggarkan di APBN, APBD, cukup gelondongan saja KDH yang tangani, biar tidak ada monopoli dll semoga?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *