Firdaus D Melakukan Pengawasan Umum Di Kejati Kepri
Kajati Kepri Gerry Yasid SH MH Dan Firdaus D bersama rombongan dari Jakarta melakukan pengawasan di Kejari Bintan, Kejati Kepri, Kejari Tanjungpinang.
Kejari Bintan APBD anggarkan 4 milyar tahun ini, insya Allah dalam waktu dekat akan di fungsikan dengan baik.
Cukai rokok 240 milyar, bentar lagi Apri Sujadi Bupati Non Aktif akan di vonis oleh Hakim Tipikor, KPK tuntut 4 tahun bersama Umar.
Hasil TPPU dari Narkoba di Jalan Batu Kucing Tanjungpinang aset sudah di sita, tentang Dispora Kepri sudah ada 6 tersangka, Polda dan Kejati saling koordinasi.
Kasus 2,3 milyar Walikota kembalikan duit, hal ini sudah di SP3, Kasus tabrak Wakil Walikota tidak cukup bukti kata Kasat lantas.
Kasus Singgarang 34 milyar telah banyak di periksa, kasus TPA Tanjung Uban sudah di kantongi tersangka nya, tinggal penahanan.
Kasus dua tersangka di Natuna menunggu hasil lebih lanjut, kasus Dermaga Berakit, Moco, Dompak masih investigasi.
Gerry Yasid SH MH bulan Desember 2022 pensiun, mungkin akan ada pengganti nya tergantung, karena masih baru menjabat, putra daerah Tanjung Uban.
Tentang Sembako, BBM, minyak goreng dll harus di kontrol terys oleh Tim intel ekonomi di Kepri.
Kasus BPHTB, Kasus RSUD Kota Tanjungpinang, kasus 51 milyar tidak ada Perwakilan, kasus SPPD Fiktif kota, kasus Waduk 16 milyar Sei Jang, kasus kasus lain terus di monitor, Anambas, Natuna dan Lingga jadi atensi Kejagung dan Kejati Kepri, Pembangunan yang bersumber APBN, APBD Kepri dan Kabupaten serta dana reses dll terus di pantau sampai ke Midai, Serasan dan daerah terpencil, Kejari dan tim terus monitor.
Jujur peka peduli, tidak KKN tidak sempit cara berpikir, rangkul semua, ajak dialog sebulan sekali tidak Serakah Tamak Rakus Insya Allah Selamat Para Pejabat.
