Jerry Sambuaga Wamen Perdagangan Bersama Ansar Ahmad
Pasar ikan akan di bangun di Anambas, lahan siapkan dan DED nya agar segera di bangun.
Abdul Haris kunjungi juga Menteri KP agar bisa bangun pabrik ikan, jutaan ton hilang ikan di curi pihak asing.
Bila perlu patungan beli kapal yang canggih APBD Anambas, APBD Kepri di bantu APBN, Pasti bisa bila niat tulus iklas, sehingga nelayan cukup jual di tengah laut.
BBM sudah langkah di Anambas, segera cari tau, minyak melimpah di dasar laut, kenapa bisa langkah. Wisman segera buka akses Natuna, Anambas, sudah ada bandara, namun tiket cukup maksimal 1 juta, sehingga turis datang.
Kalau mahal tak mau datang, batam bali 1,5 juta, jauh lagi, sementara Batam ke Natuna 1,5-2, 3 juta sungguh terlalu.
Mubajir bandara telah banyak di bangun, hanya Hang Nadim Batam yang ramai, yang lain mati suri jam 14 sudah bisa main bola.
Wan Siswandi Bupati Natuna tunda dulu proyek infrastruktur, fokus ciptakan lapangan kerja, buka akses darat, laut dan udara, tiket murah meriah, buka rute luar negeri, bangun pabrik, ijin dll gratiskan, jemput bola.
Lama lama pusat tak akan berikan lagi, PAD kecil Anambas , Natuna, Lingga. Berharap pusat.
Kajati Kepri Gerry Yasid SH MH segera pantau daerah PAD nya kecil, investigasi, begitu juga KPK RI Firli Bahuri agar APBD tepat sasaran bukan untuk para oknum pejabat, sita dokumen, lihat ke lapangan pasti ketahuan.
Padahal sudah dua mantan Bupati Natuna ketangkap KPK RI Daeng Rusnadi, Hamid Rizal, Anambas juga telah banyak OPD masuk penjara, Bupati Tengku muktaruddin, sekda Tjelak ketika itu masuk penjara, mestinya proyek sudah sesuai RAB, Proposal sesuai di lapangan, bangunan tidak ada retak, baru setahun dll, tim intel bergerak, lihat investigasi pasti ketahuan, semoga Ansar Ahmad dukung langkah penegakan hukum.
