Wagub Marlin Agustina Subuh Keliling
Marlin Agustina sebagai Wakil Gubernur Keliling terus dari Masjid satu ke Masjid lain nya, subuh keliling, untuk memastikan warga bisa hidup berdampingan di tengah pandemi sudah melandai, namun tetap Waspada.
Edukasi terus warga gunakan masker , suntik booster, bahkan 78 milyar sudah di bantu Masjid, yayasan dll dari APBD Kepri, hal ini jangan di Korupsi, manfaatkan bantuan dengan sebaik baik nya.
Masih banyak di Kepri yang belum beruntung dapat bantuan, untuk itu kiranya APBD P, APBD tahun 2023 selektif, gantian, sehingga merata bantuan tersebut.
Infrastruktur sudah mulai di lelang, di tunjuk teuku umar 10 milyar, pulau penyengat 15 milyar, fly over 60 milyar, FI Bintan 1,2 triliun, jembatan batam ke Bintan 8 triliun, ada lewat APBN, ada lewat MOU Tahun jamak dll.
Waduk 16 milyar sei jang, STAIN, STISIPOL 32 milyar, BIN, BRIMOB, KRIMSUS total 27 milyar, Pengadilan Negeri 1 milyar, Kejari Bintan 4 milyar dll.
Pasar juga sudah di siapkan 68 milyar, semoga DED segera di usulkan ke Menteri PU PR, atau buat aja 6 titik Bintan 3 , Tanjungpinang 3 , lahan di siapkan oleh KDH Rahma dan Rubby Kurniawan.
Ayo terus bekerja dengan baik, Humas, Infokom di Kepri puluhan milyar segera buka secara transparan, siapa saja yang nikmati mou, galeri, publikasi, advertising dll.
Hasan Kadis infokom segera buka, KPK RI sudah melarang mou, sebab sudah ada gratis FB, IG, TW, ONELINE, WA dll, tujuh kab kota segera buat aturan, agar tidak ada lagi KKN dan persekongkolan.
KDH, DPRD, OPD sudah bisa buat sendiri ONELINE atau webb sehingga tidak butuh lagi seperti era Orba, sudah canggih, tinggal buat saja, kepekaan kepedulian terus jalin, sering kunker ke rumah kumuh dan yang membutuhkan, KDH, DPRD, OPD.
Ansar Ahmad Gubernur segera buat aturan, begitu juga SI, SII, SIII yang pintar cerdas juara yang gratis, dapat bantuan, walaupun miskin kaya sama fasilitas nya. Sehingga tertib aturan administrasi, begitu juga Kesehatan, SD-SMU sudah gratis di bantu lewat APBN, APBD, sehingga warga nyaman damai sejuk indah. Tidak ada titip menitip jelas lugas, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.
