Eko S Pj Sekda, 40 % Wajib Produk Dalam Negeri
Pj Sekda Kepri Eko S yang juga Kadis Sosial Kepri mengatakan produk produk dalam negeri yang sudah masuk e katalog wajib belanja APBD produk dalam negeri 40 % .
Namun kenyataan di lapangan kentang, tomat, cabe sebagian dari Thailand atau Malaysia.
Belum lagi besi, seng, bahan lain nya banyak produk luar negeri, hal ini agak sulit sebab Kepri sangat dekat dengan negara tetangga.
Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro berikan edukasi dan penekanan di APBD Kepri agar belanja produk dalam negeri.
Toko dan swalayan sebagian sudah di cek oleh Disperindag Kepri Aries Fahriandi bersama BPOM, dan SNI produk Indonesia.
Suku cadang motor dan mobil juga banyak di datangkan dari luar negeri, Kapolda Dan Kajati lagi sidak ke toko toko bersama jaharan nya.
Ansar Ahmad Gubernur segera proyek lelang dan PL agar ekonomi tumbuh maju berputar, bantuan di Kesbang dan Kesra di larang keras lho lho terus gantian, agar semua dapat, data akurat, jangan kopy paste, tim seleksi harus jeli, jangan A pindah nama akhirnya dapat juga A lagi, lihat orang nya.
Jangan ada lagi KKN, di data semua, berikan secara proporsional, sehingga tidak ada anak tiri anak kandung.
Niat tulus iklas jujur apa adanya, umumkan di web resmi kita, sehingga ketahuan. Pengadilan Negeri 1 milyar, Dirkrimumsus 9 milyar, Kejari Bintan 4 milyar, BIN DAN BRIMOB 18 milyar dan lain nya. APBD sudah bantu, segera kerjakan tepat waktu tepat sasaran, dua tahun pandemi, rakyat sedang lapar, sulit cari kerja dll, fokus cipta lapangan kerja. Babin 8 triliun, FI 1,2 triliun, STAIN DAN STISI POL 32 milyar, Teuku umar 10 milyar, Pulau Penyengat 15 milyar dll.
