Belum Bisa Ramai Seperti Dua Tahun Yang Lalu, Sebelum Covid
Mungkin karena banyak aturan yang membuat wisman agak kurang minat ke Bintan Lagoon.
Karena belum sebebas ketika belum covid, kalau mau buat saja wisata domestik, namun tiket ke Medan, Padang, Pekan Baru lewat bandara RHF Tanjungpinang, sekali jalan 700.000 maksimal, pasti ramai. Dana flay over arahkan ke sini, subsidi, sebab selama ini mahal, jauh, bahkan tiga kali lipat harga nya dari Batam ke Pekan baru.
Ansar Ahmad Gubernur, Marlin Agustina Wagub ayo dorong ke arah ini, untuk RO RO penyeberangan dari Batam ke Bintan buat 24 jam, swasta, BUMD, BUMN bersaing harga, agar tidak di monopoli.
Kondisi covid sudah dia tahun, belum lagi ada virus baru omicron, tak tau sampai kapan berakhir.
Bahkan ekonomi sudah anjlok, hanya ASN, TNI, POLRI, Vertikal daerah itu saja yang berputar, setiap tanggal 1-10 , selebihnya sepi.
Mall banyak tutup dagangan nya seperti jalan pos, Bintan mall, tcc dll lihat saja, belum lagi ruko dan rumah banyak yang mau di jual murah, semoga KDH buat gebrakan nyata, bukan ego sektoral.
Belum lagi barang barang banyak di persulit, tidak seperti era 1990 an barang masuk semua, terkecuali Narkoba, Senpi Ilegal dan Terorisme.
Ansar Ahmad pernah bupati 10 tahun, pernah DPR RI setahun tentu sudah faham, Presiden RI Joko Widodo dan Menteri sudah bolak balik ke Kepri, kunci nya ijin dll gratiskan, akses di buka semua, ya tutup mata, deskresi, untuk bela rakyat.
Flay Over di depan Ramayana belum saat nya, 100 milyar lebih baik untuk subsidi pesawat ke medan, padang, pk baru PP, dan RO RO 24 Jam Babin pasti ramai.
Warga akan datang, wisata domestik akan masuk pagi datang, sore pulang, atau penginapan murah meriah, diskon besar besaran.
Lihat kondisi saat ini banyak di makan rayap, biaya perawatan dan karyawan agak berat, belum lagi listrik air dll.
Ayo 45 DPRD Kepri, 30 DPRD Tanjungpinang, 50 DPRD Batam, 25 DPRD Bintan dan semua Sekda, OPD, Vertikal daerah majukan daerah ini, cukup antigen 100.000,-
Sehingga akses maju sehat ramai dari Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.
