Kejati Kepri, 23 Kasus Korupsi, Penyidikan 21 Perkara
Ada 17 perkara sudah di eksekusi, penjualan tambang bauksit 2018,2019 Ferdy Yohanes perkara yang menonjol Kata Adpidsus Kejati Sugeng Riadi.
Pra penuntutan 4 perkara,penuntutan ada 13 perkara, eksekusi 21 perkara.
504 juta dana korupsi di kembalikan oleh Ka Puskesmas Di Bintan, ke Kejari, hal ini tetap lanjut proses hukum nya, hanya mengurangi, mungkin.
I W Riana Kajari tetap akan di proses hukum di PN Tipikor 14 Ka Puskesmas di Bintan. 6 milyar 15 Puskesmas untuk dana covid. Dua milyar untuk RSUD.
15,5 milyar yang di selamatkan duit rakyat atau duit negara. Yang parah nya lagi mantan Ka sekolah SMA I Batam yang dapat penghargaan banyak, terbaik Muhammad Chaidir di promosikan di Diknas Kepri, sehari di lantik oleh Ansar Ahmad Gubernur, Kasek SMA, SMK Se Kepri, di tahan Muhammad Chaidir oleh Kejari Batam, 830 juta dana bantuan operasional di gunakan untuk jalan jalan ke Malaysia bersama guru, dan keluarga, lagi di investigasi menyeluruh, Darson Kadisdik Kepri dukung bersih bersih, sikat semua yang korupsi, Kajati Hari Setiyono SH MH terus melakukan investigasi Kasek, Sekretaris, Bendahara, Pengawas.
Walikota Tanjungpinang Rahma mengembalikan duit rakyat 2,3 milyar tambahan pendapatan pegawai, Wakil Walikota Endang Abdullah 139 juta di kembalikan duit negara ke Kejati Kepri, kasus tetap di proses kata Adpidsus.
Telah banyak yang di periksa oleh Kejati, terkait 2,3 milyar.
14 Puskesmas di Bintan yang kembalikan duit negara ke Kejari yakni :
Puskesmas kelong 9 juta, Puskesmas numbing 7,8 juta, Puskesmas berakit 31 juta, Puskesmas tospaya 32 juta, Puskesmas tambelan 36 juta, Puskesmas Kuala Simpang 32 juta, puskesmas teluk Bintan 17 juta, puskesmas sri Bintan 13 juta, ada total 504 juta, proses hukum tetap jalan, Rubby Kurniawan Bupati dukung langkah Kejati, Kejari, agar tidak ada lagi yang korupsi.
Sekda Bintan Adi Prihantara, setiap senin terus lakukan edukasi rapat, dialog apel dll, namun tergantung personil, ASN, PTT, HONDA hendak nya memahami, laporan tepat waktu, duit rakyat jangan di korupsi.
Kasus cukai rokok juga, sudah banyak di sebut di BAP, mantan Dewan, ketua pan Bintan, ASN, dll KPK RI Firli Bahuri dan Pintauli Siregar SH MH DKK terus monitor di tipikor Tanjungpinang, kerugian negara 250.milyar rokok ilegal, Apri Sujadi dan Umar, mungkin akan bertambah tersangka baru, pabrik, distributor, toko, dan yang nikmati duit cukai rokok ini.
Ka jagung RI ST Burhanuddin, sikat terus, miskinkan, jangan kasih kendor, siapapun dia, jangan takut. Bahkan sudah ada di Kejagung Pengadilan khusus militer.
Korupsi, Senpi ilegal, Terorisme, Narkoba musuh bersama, ayo berantas sampai ke akar akarnya, jangan pernah berhenti, awasi investigasi tindak tegas, Kacab jari, Kajari, Kajati Se Indonesia. Kapolri Jenderal LS Prabowo juga, sudah tegas, tindak sikat, Kapolpos, Kapolsek, Kapolwil, Polres, Polda. Bagi ada oknum terlibat segera tindak tegas pecat, bagi yang tangkap, berikan kenaikan pangkat dan penghargaan. Berlomba kebaikan, begitu juga Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sudah tegas lugas sikat habis. Hindari Korupsi oknum TNI.
Perintah Presiden RI Joko Widodo sudah jelas lugas transparan, tol, waduk, jembatan, pelabuhan bandara sudah bagus ayo kerja kerja kerja, dengan cara saya sendiri. Menteri juga tidak lama lagi akan copot yang tidak becus kinerjanya, Para Menteri juga sudah rombak Dirjen, ASN dll.
