Kadis Pmd Dukcapil Kepulauan Riau mengatakan cepat atau lambat Covid-19 di Kepri ini sangat tergantung pada dukungan kita semua
Bertempat di ruang rapat Dinas PMDDUKCAPIL Provinsi Kepri pada hari Kamis tanggal 30 September 2021, Kepala Dinas PMDDUKCAPIL Provinsi Kepri Drs. H. Sardison, MTP didampingi oleh eselon III dan IV melakukan Webinar, melalui Virtual Zoom Video Conference pada acara “Sosialisasi Program PeduliLindungi” sebagai tindak lanjut arahan lisan Bapak Gubernur beberapa waktu lalu, ditujukan dalam rangka pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung upaya penanganan pandemi COVID-19 di Provinsi Kepri.
Acara diawali pangantar oleh Kepala Dinas PMDDUKCAPIL Provinsi Kepri, sekaligus menyampaikan pentingnya penerapan aplikasi PeduliLindungi. Sardison menyampaikan juga, imbauan yang selama ini disampaikan pemerintah ditujukan untuk siapa saja dan kita semua.
Peserta yang hadir melalui Virtual berjumlah 103 orang, terdiri dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Kepri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabag Pemerintahan, Camat, Lurah/Kepala Desa, Tenaga Ahli Madya Provinsi, Pos Yantek, Forum Komunikasi RT/RW dan Pendamping Desa Profesional.
Narasumber pada acara webinar, terdiri dari :
1. Tjetjep Yudiyana selaku selaku wakil ketua harian Satgas Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau, yang menyampaikan bahwa vaksinasi yang diberikan bertujuan mengurangi penularan dan memutus mata rantai Covid-19, dan bagi orang yang dipaksin apabila terpapar Covid-19 tidak akan separah orang yang belum divaksin. Suksesnya vaksinasi di Kepri juga tidak terlepas dari peran penting masyarakat Kepri untuk divaksinasi.
2. Muhammad Hakim Suarzali, SE (Perencana Ahli Pertama) Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tanjungpinang Kemenkes RI, menyampaikan Program PeduliLindungi adalah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah terkait dalam melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19). Aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita COVID-19 dapat dilakukan. Pengguna aplikasi ini juga akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau berada di zona merah, yaitu area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi COVID-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan. Masih dapat kendala yang sering terjadi dilapangan antara lain:
– sampai saat ini masih banyak masyarakat/penumpang yang belum mengunduh dan menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi.
– diperlukan bantuan/support dari Satgas Covid-19 Kepulauan Riau dalam hal ini apparat TNI, Polri, Pol PP, dan KSOP di lapangan untuk kegiatan validasi Dokumen Kesehatan berupa sertifikat vaksin dan validasi hasil RT-Antigen masyarakat/penumpang.
Kadis Komimfo Drs. Zulhendri, M.Si menyampaikan terkait aplikasi PeduliLindungi yang diluncurkan pemerintah memiliki banyak manfaat. Selama ini, banyak yang mengira, aplikasi PeduliLindungi hanya untuk mengunduh sertifikat vaksin Covid-19, dan kominfo mendukung acara sosialisasi ini kepada masyarakat luas.
PeduliLindungi merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah melakukan pelacakan digital guna menghentikan penyebaran virus Corona Untuk masyarakat yang memiliki hp jadul atau yang belum mampu melakukan program PeduliLindungi, akan dibantu petugas lapangan dengan mengunakan Nomor Hp/KTP yang bersangkutan.
Lebih lanjut Kadis Pmd Dukcapil mengatakan cepat atau lambat Covid-19 di Kepri ini sangat tergantung pada dukungan kita semua, kalau kita tidak peduli tentang kehidupan kita maka tidak akan pernah baik. Kemudian ia menambahkan, Kalau kita peduli saling mengingatkan teman keluarga dan lingkungan tentang bahaya covid dan imbuan yang disampaikan pemerintah maka Covid-19 bisa diatasi dengan baik.”tutup Sardison.
