Kepri Harus Bersetipikat ,Sofyan Djalil Dan Ansar
Menteri BPN/ATR RI Sofyan Djalil bertemu dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad ,semoga Kepri yang belum sertipikat segera di bantu oleh Kanwil BPN .
Demi kenyamanan investor dalam dan luar negeri ,HGU itu pajak terus di bayar ,jangan di kapling kapling bila tidak ada hak kita .
Lagoi wisata terbesar Areal nya di Dunia khusus wisata 32.000 Ha sudah di bebaskan ,tinggal bangun ,Apri Sujadi Bupati wajib amankan lokasi lahan tersebut .
Bagi oknum Vertikal yang membekingi atau mau menguasai maka segera di pindahkan ke Antar Provinsi baik itu Serda ,Brida -AKBP atau Letkol hal ini sudah ada ketegasan Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol LS Prabowo (sudah ada MOU).
Di Dompak ada 900 Ha lahan sudah tinggal bangun ,aset Pemkab Bintan di Kota Tanjungpinang akan segera di ambil oleh Pemerintah Provinsi Kepri ,biar di kelola dengan baik .
Hutan lintas barat segera di putihkan agar bisa di buat Kota Baru ,sangat dengan dengan Singapura dan Malaysia tentu usai covid pasti banyak investor ke Kepri .
Jaminan kepastian hukum ,jaminan ijin dll gratis cepat tuntas ,supaya ekonomi bangkit ,segera ratusan milyar di APBD keluarkan ,demi tumbuh nya ekonomi .
Pengangguran makin banyak ,kriminal makin meningkat ,ayo Ansar -Marlin buat terobosan baru .
Marlin Agustina Wagub segera bawa pemodal dari Batam ,segera bangun pusat kuliner dan oleh oleh di Tepi Laut dan Dompak ,buat terang benderang oleh Kadis Perkim Kepri Mahyudin .
Kadishub Kepri Junaidi Dan Kadis PU PR Ir Abu Bakar segera buat bundaran banyak ,tak usah terlalu banyak lampu merah ,biar lancar tidak macet .
BPN Kab Kota Se Kepri segera data buat bantu gratiskan Sertipikat sehingga warga bisa pinjam modal ini tegas kata Presiden RI Joko Widodo .Bagi yang nakal akan di sikat habis oleh Kajati Kepri Hari Setiyono SH MH Dan Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman.
APBD Fokus kesehatan dan ekonomi ,jangan seperti di Perkim Kota Tanjungpinang ,padat karya dia semua yang borong ,semoga di investigasi peralatan dll oleh Kajari .Dana 2 milyar untuk Media segera di investigasi ,siaoa yang menikmati ,sebab mou sudah di larang oleh Firli Bahuri Ketua KPK RI .
