Sahur Dan Takjil Di Kepri ,Ansar-Marlin
Sahur ,dengan niat kita dalam hati bacaan nya Nawaitu Shauma Ghodin An adaai Fardhi Syahri Rhomadhona Hadihis Sanati Lillahi Ta aala ,Saya niat berpuasa esok hari menunaikan ibadah puasa karena Allah Ta ala .
Sementara berbuka puasa :Allahuma lakasumtu wabika aamantu rizqika afthartu birohmatika yaa arhamar roohimin
Ya Allah saya berpuasa denganmu aku beriman kepadamu berserah rezeki berbuka dengan rahmatmu Yang maha pengasih
Ansar Ahmad Sebagai Gubernur Kepri tak ada rasa lelah ,ada banyak orang bekerja seperti Ismeth Abdullah kerja seperti Nurdin Basirun ,tak mau banyak pengawalan ,bahkan pernah sopir sendiri .
Kerja maunya cepat tuntas tidak banyak berbelit belit ,sehingga staf ahli asisten staf ahli harus kerja cepat tuntas ,buat format ide dan gagasan ,supaya di eksekusi .
Kepekaan Kepedulian sesama ummat beragama di bangun oleh Wagub Kepri Hj Marlin Agustina SE MM ,banyak kunker di wilayah Batam dan bintan Marlin .
Warga tahun ini agak berkurang jualan takjil ,banyak lewat oneline dan jualan di Perumnas Pemuda agak ramai ,di bincen juga agak ramai ,di jalan merdeka agak sepi ,beralih ke tepi laut .
Di jalan ganet juga ramai di daerah km 10 juga agak ramai ,namun pendapatan biasa dapat 3 juta per hari sekarang 500 ribu itu pun sulit .
Berlomba lomba buat enak murah meriah servis antar tempat ,seputar 10 km di luar di tambah ongkir ,semoga ini jadi momok buat pedagang ,bila jualan gunakan bank ,mungkin sulit angsuran .
Bahkan toko sembako dan bangunan juga agak berkurang dari 10 juta per hari sekarang 2 juta pun sulit ,sementara dulu bisa tembus 100 juta per hari pendapatan kotor .
Apalagi THR dan tunjangan di tunda atau tidak ada sama sekali ,semoga 45 DPRD Kepri cari terobosan baru ,bukan hanya monoton ,bangun kepekaan kepedulian ,SPPD masih lancar ,pokok pikiran juga lancar .
Dulu kita di perlihatkan DPRD bawa sembako ,bawa takjil bagikan ke warga ,sekarang hanya sedikit yg punya kepekaan kepedulian .
Perkaya diri tak mau tau tak peduli ,akhir mau dekat saja las menit pikeg bagikan duit 200 ribu per KK ,pasti terpilih lagi ,mungkin warga lupa kebaikan kita ,sebagian peduli pasti di ingat di lihat dan berkah akhirnya terpilih lagi ,sebab DPRD itu di pilih rakyat gaji nya dari rakyat juga .
Kita lihat di Palembang ada oknum dewan di vonis hukuman mati oleh PN Palembang ,ada eks DPRD Jabar di vonis akibat korupsi ,di DPR juga ketika itu banyak yg korupsi ,OTT ,kondisi saat ini ada 22 eks DPRD Natuna dan yg masih jabat akan segera di jebloskan ke penjara ,sudah full baket di Kejati Kepri .
Semoga kita sadar harta tahta akan berakhir dan mati di pijak pijak di dalam tanah di makan cacing tanah gelap gulita di tanya lagi oleh malaikat di siksa dll ,semoga bangun kepekaan kepedulian sesama ummat beragama .
