PN Tipikor,KPK RI Dan Kajati Akan Sikat Korupsi
Kasus Korupsi telah banyak yang di sidang oleh Pengadilan Tipikor Tanjungpinang yakni :ASN yg sudah di vonis yakni :kasus tambang bauksit saudara Azman ,Taufiq ,Boby .
Sedangkan kasus lainnya yang sedang berlangsung ASN Yudi Ramdani kasus BPHTB Niaya perolehan hak atas tanah dan bangunan ,stempel BTN telah lunas ,notaris tidak melaporkan PPATK Sesuai PP 60 tahun 2008 ,Ka BPPRD saat ini Riany .
Rekening kas daerah BTN No 148.01.39.000.194-2 sementara rejening penerima yakni 148.01.30.000.188-5.Notaris ketika itu Murnes Munaf SH Wafat 6 januari 2016 di Jakarta .
LH BPK Nilai 81.723.800.000 pengeluaran 87.868.244.130 nilai nya jadi 107,60 persen,ada 149 SPPD .Secara logika tidak masuk akal sehat ,bisa saja Jaksa dan Hakim akan panggil yg di sebutkan di persidangan oleh Yudi Ramdani .Semua akan terbuka kotak pandora yang bermain dalam BPHTB.
Kajati Kepri Hari Setiyono SH MH terus pantau ,tim KPK RI juga masih berkeliaran di Kepri memantau situasi dan full baket ,tim KPK RI terdiri dari Jaksa ,Polisi dan Profesional ahli .
Mantan Direktur BUMD Jong Hua alias Ayong ,Zondervan ,Yuhendra tidak hadir di panggil KPK RI ketika di Polres Tanjungpinang ,bisa saja akan di panggil paksa .
Kasus Merk up kasus pengecetan RSUD Lingga juga sudah masuk tahap pledoi di tipikor Tanjungpinang satu mantan Direktur dr Asri Wijaya dan Sopir Satria Nagawan Mantan Bupati Lingga Alias Wello tahun 2018 ,dugaan kerugian sekitar 555 juta ,pagu satu milyar lebih .
Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang Admiral dan Yon Efri dkk lagi menggali saksi saksi dan keterangan ketika full baket di Jaksa ketika itu .PN kantor baru beralamat depan Kanwil Depag Kepri .
Ada lagi Kejagung RI ST Burhanuddin lagi sita tanah 200.000 M2 PT MMK Di Batam kasus Asabri ,bahkan Mahfud MD akan sita aset 110 Triliun kasus BLBI bersama tim ,bahkan ST Burhanuddin tegas sikat sita miskinkan ,awasi terus Jaksa kasus proyek ,duit negara jangan main main .
23 Maret 2021 ada 22 mantan DPRD Natuna dan yang masih jabat juga ada lagi full baket oleh Kajari Dan Kajati Kepri 7,7 milyar dugaan kerugian negara 2009-2014 ,TAPD Makmur dan Syamsurizon ,bahkan ini jadi atensi KPK RI ,belum lagi pembelian kapal puluhan milyar di Natuna akan di investigasi kata Kajati Kepri Hari Setiyono SH MH .
Firli Bahuri Ketua KPK RI Dan Pintauli Siregar SH MH unsur pimpinan lainnya lagi pantau awasi kegiatan yang sedang berjalan ,di tengah pandemi global jangan main main duit rakyat ,jeruji besi menanti ,miskinkan pecat ASN ,Waspada .Jangan Serakah Tamak Rakus selalu peka peduli sesama ummat beragama ,insya Allah selamat dunia akhirat .
