Mendagri,Menpan RB ,BKN ?
Banyak nya Kepala Daerah ketika telah di lantik jadi Gubernur,Bupati ,Walikota ,ada sebagian Wakil nya kurang di fungsikan bahkan KDH jalan sendiri .
Pada akhirnya banyak laporan yang masuk ke pusat dan bisa berujung pada KORUPSI ?.Contoh ?belum sespim sudah masuk ke Sekda atau Dari Guru sebelum nya jadi Sekda ,atau tidak STPDN atau IIP masuk Sekda ?
Sesuai selera KDH ,mungkin ketika pilkada ada hubungan atau bantuan sana sini ,macam macam ,ini yang terjadi ?Harus nya berjenjang kepangkatan dari Gol II-IV D atau Eselon I B .
Belum lagi open bidding hanya sebatas formalitas ,belum lagi biaya tinggi ?Ada lagi pengangkatan Staf Khusus sampai 10 orang ,kalau gunakan Dana taktis KDH tak masalah hak KDH ,Namun kalau gunakan APBD itu ada persetujuan DPRD.
Dugaan dana fiktif Surat Perintah Perjalanan Dinas dan biaya makan minum fiktif di DPRD Kota Tanjungpinang 30 orang sebagian sudah di periksa oleh Adpidsus Kejati Kepri Sugeng R SH MH dan Kejari Kota
Tergantung pengembangan dan akan di konfrontir ke berbagai saksi saksi .
Kasus di Probolinggo sudah ada tersangka 22 orang yang beri dan yang menerima ,Bupati Tantri dan DPR Hasan dkk sudah di periksa .
Bupati Banjarnegara juga dugaan terima fee ,belum lagi Apri Sujadi Bupati Bintan ,tentang cukai rokok ,pabrik ,distributor,pemasaran dan yang stok atau yang timbun akan kena ,sudah ada dua tersangka .Bahkan barter atau yang perintah juga bisa kena ,di belakang layar .
Kasus di Lampung dan Tanjung Balai ,oknum penyidik juga dugaan suap ,banyak sekali rentetan kasus .
Mendagri Tito Karnavian ,Menpan RB Tjahjo Kumolo dan BKN ,KPK RI sudah sering ingatkan ,Ketum Partai juga sudah umumkan .
Pelatihan sudah ,asosiasi setiap tahun kumpul dialog dan buat format ,tergantung person masing masing .
Biasa nya ASN tak mau ke PTUN kan ,padahal Kepmen ,PP dll sudah ada payung hukum nya ,Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.
Prof Dr Yusril Izha Mahendra SH MH sudah ingatkan berkali kali lewat tulisan dll ,edukasi sudah .
Ataf Ahli Kemendagri juga sudah ingatkan ke daerah daerah jadi nara sumber di 34 Provinsi Di Indonesia .
Tahun 2023 akan banyak KDH habis masa jabatan ,PLT.PJ akan banyak di tunjuk dari Provinsi dan Pusat .
Belum lagi tahun 2024 habis semua jabatan KDH ,DPD,DPR,MPR mampukah lewat DPRD atau lewat langsung ,manfaat dan kerugian nya .
Prof Dr Irman Putra Sidin juga sudah ingatkan KDH.DPRD.OPD,semoga tidak hanya ada unsur pesanan ,namun integritas dan tidak korupsi .Di saat pandemi lewat virtual rapat dll.
Calon Bupati dan Walikota minimal habis 10 milyar ,Gubernur bisa 5-50 milyar ,Caleg DPRD Kab Kota minimal 200-600 juta ,di Priovinsi minimal 30-100 milyar bila ingin menang,tergantung di daerah dan jumlah penduduk ?
